Unexpected Wedding
“Aku sudah bilang I love you sama kamu tadi malam, jadi sekarang giliranmu. Kalau kamu nggak mau—”
“Iya, iya.” Baru saja Lintang hendak memundurkan wajahnya, tetapi satu tangan Raga sudah menahan tengkuknya. Daripada tergoda dengan sikap manis dan sentuhan Raga, lebih baik Lintang mengalah.
“Iya, apa?”
“Iyaaa, I love you.”
~~
“Mas, yang ini lucu, deh.” Lintang menunjuk sebuah cincin, yang separuh lingkaran atasnya berlapis berlian dengan ukuran dan bentuk yang sama. “Aku mau yang ini aja cincinnya.”
Hot Chapters