Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PURA PURA JADIAN

PURA PURA JADIAN

Kami mungkin tidak memiliki drama cinta yang penuh air mata, tetapi kami punya banyak momen lucu yang bisa membuat kami tertawa, bahkan saat dunia terasa berat. "Jadi, kapan puisi berikutnya?" tanyaku sambil menjatuhkan tangan ke atas meja, pura-pura lelah karena 'terlalu banyak puisi' yang masuk. Reyhan tertawa keras, sambil meletakkan tangannya di dadaku. "Puisi berikutnya? Tunggu aja, karena puisi gue nggak ada habisnya! Kali ini, aku akan nyanyiin lagu untuk kamu di depan kelas!"
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai puisi berantai lucu 6 orang
Baca
+Pustaka
Penghuni

Penghuni

kami semua berseru mendengar jawaban Ranti, berpikir jika wanita itu melihat sesuatu atau mungkin ia terpeleset. "Gue kira lo lihat ular kayang apa gimana. Kecoa doang lo teriak kayak lihat setan!" celetuk Andi. "Iya nih, lo balikin aja tubuhnya. Paling tuh kecoa joget-joget kayak Sadbor," ujar Mira menimpali sambil menirukan tarian yang sedang viral. "Udah, udah, gue mau buang air. Apa lo pada mau nungguin gue berak, hah?!" Ranti berkata.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai puisi berantai lucu 6 orang
Baca
+Pustaka
Pewaris Yang Tersembunyi

Pewaris Yang Tersembunyi

Azlan melirik ke arahnya, mencoba menilai apakah pria tua itu benar-benar setenang yang ia perlihatkan atau hanya berpura-pura. “Ada berapa orang?” tanya Harun akhirnya, meletakkan cangkirnya. Azlan memejamkan mata sejenak, merasakan denyut energi di sekitar mereka. “Enam, mungkin tujuh.” Harun tersenyum tipis. “Itu bukan masalah besar untukmu.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai puisi berantai lucu 6 orang
Baca
+Pustaka
Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir

Transaksi Hati Ibu Pengganti Anak Presdir

Seperti yang di minta Randy, pria itu ikut menipu lilin ulang tahun yang berjumlah 6 batang. Bukan hanya Randy dan Amora yang meniup lilin, Alvaro dan Luna juga. Mereka berdiri di sebelah pasangnya masing-masing sedangkan Emran berdiri di bagian tengah. Ikato duduk di kursi roda dengan raut wajah bahagia. ----
9.897.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai puisi berantai lucu 6 orang
Baca
+Pustaka
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Lelepah-lelepah pakanane iwak entah Lelumban lelamising lati Landep lancip liding Lumah lemeh, lemeh lumah Lemes Lelepah-lelepah pakanane iwak entah Lelakon oo…lelakon Lir pakeliran suran Lamat pangindunge nyi sinden Lelegon bumi kelairan Lemahku subur Lintangku dhuwur Lelepah-lelepah pakanane iwak entah Limbung nyi buto ijo Lambe ndremimil Lambung perih ngelih Le thole Lodoken lenge gangsir Lebanana kareben ngenthir Lelepah-lelepah pakanane iwak entah. Penduduk pun bersorak sorai ramai sekali mendengar geguritan yang kocak itu. Sarni Trilili tertawa-tawa senang. Benar, memang lucu. Sambil tetap menari orang topengan itu mengedarkan topi pandannya yang bulat plus kumal. Lantas uang logam p
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai puisi berantai lucu 6 orang
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Sesudah keempat orang itu menyampaikan kata sambutan, semua hadirin bertepuk tangan dengan semangat untuk waktu yang cukup lama. Wira tersenyum melihatnya. Dia segera berkata, "Oke, selanjutnya silakan kalian mencocokkan puisi." Terlihat berbagai puisi di atas meja. Semua kontestan naik ke panggung satu per satu, lalu mengintip dengan penasaran. "Satu gunung, dua gunung. Gunung menjulang tinggi, embun terasa dingin. Kerinduanku berkobar bak api."
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159.7K kali sebagai puisi berantai lucu 6 orang
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Baca Semua Ulasan
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

“Dua!” “Tiga!” “……” “Empat belas!” Saat giliran Hadran tiba, dia tertegun dan tanpa berpikir, dia berkata, “Enam belas!” Begitu omongan ini keluar, semua orang tidak bisa menahan diri untuk tidak tertawa dan melihat ke arahnya dengan tatapan seperti melihat seorang idiot. “Apa yang kalian tertawakan?” Frandy membentak dengan keras, “Apakah sangat lucu?”
9.1803.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.7K kali sebagai puisi berantai lucu 6 orang
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Sidartha Tung
Penulisnya seperti ganti orang. Sejak bab 1157 ceritanya mulai ngaco dan semakin kesini semakin ngaco. Alur cerita ngaco ga nyambung, power level ngaco pula. Makin dibaca makin bad mood jadinya. Penulis baru goblok, minimal baca dulu cerita sebelnya yg lengkap biar nyambung bikin ceritanya, OON!!
InZoe
Kakaknya updatenya satu2 bab/hr, tp setiap brp minggu sx langsung brp puluh bab yg d update dlm 1 hr. saran aja sih ka, mending di bikin sehari brp bab. misalnya 5 bab/ hr tp konsisten. ada sih d sblh yg tiap hr 15 bab. emg sih pas update byk bab kita puas bgt bacanya. tp pas satu2, kitanya kesel.
Baca Semua Ulasan
Terjebak Gairah Siluman

Terjebak Gairah Siluman

"Dan aku akan merekam setiap kehancuranmu untuk mereka, para pecandu di luar sana." Ano melirik layar laptopnya lagi. Seringainya semakin lebar, menunjukkan kilatan nakal di matanya. Ia mengetuk-ngetuk layar dengan jari, menunjuk sebuah komentar panjang yang baru muncul. "Ini dia, Lan. Dari 'BeastMaster69'. Dia bilang kau harus dibawa ke hutan, dilemparkan ke tengah lingkaran batu. Lalu, seribu siluman dengan berbagai rupa... ular raksasa dengan lidah bercabang, harimau jadi-jadian dengan cakar tajam, hingga babi ngepet berbulu kasar... semuanya akan berebut menjamahmu."
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai puisi berantai lucu 6 orang
Baca
+Pustaka
Who Am I: Past Lives

Who Am I: Past Lives

Taring yang patah, Tubuh yang menghilang. Dua unsur menjadi satu. Temui aku besok malam. Seperti biasanya. Tidak biasanya Rino menambahkan kalimat pembuka seperti itu. Apakah itu puisi? Jika benar, maka itu adalah puisi yang sangat buruk dari yang terakhir kali pernah Lucy lihat. Itu pada saat duduk di bangku Sekolah Dasar, seorang gadis di kelas tampak sedang membacakan sebuah puisi bertemakan Ayam di secarik kertas. Gadis itu bernama Lucy.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai puisi berantai lucu 6 orang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status