Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Malamnya, Naya duduk di depan rumput bening lagi. “Kak Sumi, ada benang besar di atas kita, dia mau menarik semua orang!” Rumput itu akhirnya bergetar tapi bukan sekali, getarannya tiga kali dengan cepat. Itu artinya bahaya. Naya menggenggam jarum, garis pelangi di jarum itu berdenyut. Sembilan garis dan sembilan orang yang sudah ia rapikan. “Kalau aku biarkan, semua orang akan pergi meninggalkan desa dan meninggalkan diri mereka sendiri karena benang itu janji untuk pulang ke tempat yang lebih tenang!”
10589 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
Awas, Bos Jatuh Cinta!

Awas, Bos Jatuh Cinta!

Dia jongkok di tanah dan tampak seolah-olah ia sedang menggali melalui kotoran? Sharon berjalan bingung cara dan mendengar ibunya membaca dua baris puisi, “Bunga yang tersenyum hari ini, besok akan mati, semua yang kita inginkan hari ini, menguji kita dan kemudian pergi ...”
9.3672.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24.9K kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Tampilkan Ulasan (100)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak?
Baca Semua Ulasan
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Langit bergetar lembut, seperti kain tipis yang disentuh angin. Dari arah barat, muncul bayangan-bayangan samar, seperti refleksi wajah-wajah manusia yang tidak kukenal. Mereka berjalan perlahan, tapi tidak menyentuh tanah. Setiap langkah mereka menciptakan kalimat pendek di udara, kalimat yang berulang-ulang, seperti mantra. “Aku menulis karena aku diingat.” “Aku diingat karena aku ditulis.”
788 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Pria tua itu segera mengeluarkan setumpuk kertas dari kotak kayu, lalu memberikannya kepada Arjuna. Arjuna menulis enam puisi lagi untuk lelaki tua itu. "Anak tangga yang berhiaskan permata sudah putih karena embun; Sudah sangat larut sehingga embun membasahi stoking kasaku; Dan aku menurunkan tirai kristal; Dan melihat bulan melalui musim gugur yang cerah."
9.3430.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.6K kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Baca Semua Ulasan
RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

RANIA: PERFECT TEARS (INDONESIA)

Untung saja nomor urut mereka dua, sehingga tak harus menjadi yang pertama. Mereka menunggu peserta urut pertama membacakan puisi hingga selesai. Bait nya panjang sekali dan irama-nya lambat. Mengayun-ayun hingga yang mendengarkan menyempatkan waktunya itu untuk menguap. "nomor urut dua" Rania bergetar hebat ketika nomor urutnya disebut. Ia mengepalkan tangan kesal dan menatap Desfa penuh amarah.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Calon Kakak Ipar

Terpaksa Menikahi Calon Kakak Ipar

Mulai ia sambung menjadi kalimat dan ia tata rapi menjadi bait-bait puisi patah hati. Hai Raja... Sudahlah pergi jangan terus menari di dalam otakku Aku tidak bisa menghilangkan kebiasaan kita bersama kala senja datang Sudahlah tolong pergi bawa senyumanmu lari jauh dari mataku Aku tak mampu menghapus getaran asmara yang pernah kita untai bersama Sudahlah bantu aku membakar kenangan saat pagi kau memelukku di teras kosan pinggir bengawan
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

kata Alexa “Membaca puisi bagian Alana, karena dia orang yang puitis, membuat instrumen bagian Andra, karena dia pandai bermain gitar. Lalu nanti masuk dua orang yang akan memberi iringan musik, dan ketika puisi selesai dibaca, seluruh teman-teman yang belum mendapat bagian masuk dari sisi sebelah kanan dan kiri panggung di sambung dengan iringan penyanyi latar dengan membawa flashlight” jawab Ardhana dengan memaparkan konsep idenya “Apa?” Andra dan Alana mengucapakan serentak dan saling menatap
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
Bentala dan Nabastala

Bentala dan Nabastala

Karena di kertasnya ada rangkaian kalimat, membuat mereka tidak perlu membuat puisi sendiri. “Wah, ternyata pasangan pertama kita ini mendapat potongan puisi dari satu puisi yang sama, jadi mereka hanya perlu membacanya, menyambungkannya agar jadi satu kesatuan. Dimulai dari yang ada judulnya,” ucap Bu Sri. Boni pun mulai membaca, “Sajak Putih, karya Chairil Anwar. Bersandar pada tari warna pelangi Kau depanku bertudung sutra senja
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

Oke, lanjutkan! Misuh-misuh nguras tenaga, Bund. Selama kau mencintaiku Kita boleh kelaparan Kita boleh tak punya rumah Kita boleh tak punya rumah Selama engkau mencintaiku Aku akan menjadi platinum Aku akan menjadi perak Aku akan menjadi emas Selama kau mencintaiku
1.518.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 412 kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Baca
+Pustaka
Pendekar Kujang Emas

Pendekar Kujang Emas

tanya Wintara setengah berteriak. “Aku menemukannya, Kakang.” Nilasari menyentuh satu per satu rantai. “Cobalah untuk mengalirkan tenaga dalammu pada rantai itu secara bersamaan.” “Baik, Kakang,” balas Nilasari. Wintara dan Nilasari mengalirkan tenaga dalamnya pada semua rantai. Secara tiba-tiba, muncul titik-titik berupa bulatan kecil berwarna kuning yang muncul dari empat rantai tersebut. Titik-titik itu kemudian menyatu menjadi sebuah garis lurus panjang yang melesat ke arah luar.
9.4224.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai contoh puisi berantai 6 orang
Tampilkan Ulasan (51)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status