Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LUKA TAK BERDARAH

LUKA TAK BERDARAH

Membawa kisah-kisah indah roman picisan Ada perhatian yang kau berikan Ada manja yang kau hadirkan Tak ada waktu yang kita lewatkan sendiri Di setiap waktu selalu ada kebersamaan Walaupun tubuh terpisah jarak Kebersamaan masih bisa kita jalin Memang cinta bukan tentang bagaimana kita memiliki Cinta tentang bagaimana kita menjaga hati yang mencintai Cinta tidak selalu tentang kesempurnaan Cinta sejati hanya memiliki kesederhanaan Kemarin aku bisa bilang satu tiga empat Karena kamu tidak ada duanya Kini sudah menjadi satu dua tiga empat … Semuanya hilang tak tersisa Maaf… Bukan kata putus yang aku sesali Tapi karena aku yang telah mencintaimu Sebuah kesalahan besar dalam hidupku Terima kasih u
96.5K viewsOngoingAdded to Library 181 Times as puisi roman picisan maaf
Read
+Library
Saat Terbangun dari Mimpi

Saat Terbangun dari Mimpi

Setelah pesta usai, aku menerima paket anonim. Di dalamnya terdapat tiramisu kesukaanku dulu, serta sebuah kartu kecil. Di sana tertulis: [Maafkan aku.] Aku mencibir, lalu membuang kue dan kartu itu ke tempat sampah. Maaf? Kalau permintaan maaf bisa menyelesaikan segalanya, untuk apa ada polisi? Lagipula, utangnya padaku mana mungkin lunas hanya dengan satu kata maaf?
2.8K viewsCompletedAdded to Library 55 Times as puisi roman picisan maaf
Read
+Library
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 393 Times as puisi roman picisan maaf
Read
+Library
Sayang, Aku Minta Maaf

Sayang, Aku Minta Maaf

Berbaring di ranjang, aku mengambil ponsel dan membuka riwayat obrolan dengan sahabatku, lalu dengan cepat menggulir ke atas. Sampai foto telanjang seorang pria kekar tampil di depan mataku. Di bawah foto itu, ada teks yang dipamerkan sahabatku kepadaku: Biar kutunjukkan tubuh adik iparmu. Bisa disebut sebagai Ken Arok zaman modern, benar-benar luar biasa! Gatal. Hatiku terasa gatal.
99.9K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as puisi roman picisan maaf
Read
+Library
MAAF MAS, BUKAN SALAH RAHIMKU

MAAF MAS, BUKAN SALAH RAHIMKU

Menjadikan aku kambing hitam, atas kegagalan yang sesungguhnya berasal dari diri kamu sendiri. Aku memalingkan wajah. Dadaku penuh sesak. Ingin rasanya berteriak padanya, "maaf mas, itu bukan salah rahimku." Jika ada pementasan teater, mas Pandu berbakat untuk menjadi salah satu aktor. Dia pandai sekali berbohong. "Kita diskusi lagi nanti ya? Sekarang mandi gih, sebentar lagi kita berangkat."
101.7K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as puisi roman picisan maaf
Read
+Library
Maaf Mas, Aku Tega!

Maaf Mas, Aku Tega!

"Maaf, maaf, kamu kenapa bisa kayak gini,sih?" "Panjang ceritanya, nanti aku ceritain sedetailnya ya. "Indah memanyunkan bibir, tanda tak terima kekepoannya belum terjawab. "Ehem... Ehem ...." Mas Romi berdehem. "Eh maaf,Mas, malah dikacangin gini. Hehehee. Kenalin ini Indah sahabat aku Mas." "Romi." Mas Romi mengulurkan tangan.
1021.3K viewsCompletedAdded to Library 851 Times as puisi roman picisan maaf
Read
+Library
Takdir Ikatan Suci

Takdir Ikatan Suci

titah Ayah Grisham tegas. "Maaf." Satu kata. Hanya itu yang dapat Romeo ucapkan setelah lumayan lama terdiam. Kata maaf dari Romeo itu membuat sepasang paruh baya yang berada di depannya mengernyit tidak paham. "Kenapa minta maaf, Nak? Kami cuma minta kamu buat panggilkan Almera," ucap Bunda Tina.
1011.4K viewsOngoingAdded to Library 262 Times as puisi roman picisan maaf
Read
+Library
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Namun, mengetahui niat tulus Raka sama sekali tidak mengurangi rasa sakit ini. Aku membaca pesan itu sekali lagi. Saya minta maaf. Tiga kata yang terasa sangat hampa di tengah badai ini. Maaf tidak bisa menarik kembali teks yang sudah diunggah ke internet. Maaf tidak bisa menghapus jejak digital yang kini sedang dikunyah oleh jutaan orang di luar sana. Peluru itu sudah meledak keluar dari larasnya. Daging kami sudah terkoyak.
9.470.9K viewsCompletedAdded to Library 2.6K Times as puisi roman picisan maaf
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status