Pungguk Merindukan Bulan
"Oke Seika, sama-sama. Kamu juga baik banget, kok "
Di tempatnya berdiri, Seika memandangi tubuh Jendra yang semakin lama semakin menjauh. Sempat dilihatnya, Jendra menoleh ke belakang sambil mengulas senyum tulus. Seika pun melambaikan tangan ke arahnya tadi. Lambaian pertemanan. Sungguh, waktu di SMA dulu mereka benar-benar dekat. Sampai-sampai semua orang berpikir mereka sudah terikat sebuah hubungan cinta yang solid. Tetapi begitulah kenyataannya, Jendra harus menerima kenyataan bahwa cintanya terhadap Seika bertepuk sebelah tangan. Tidak, tentu saja Seika tidak tahu menahu akan hal itu. Jendra merasahasiakan perasaannya dari siapa pun di dunia ini. Baginya, cukup Tuhan Yang Tahu.
Hot Chapters