Sang Penakluk Dua Dunia Dengan Tiga Wanita Cantik Ku!
Qi yang masuk kini bukan lagi aliran, melainkan banjir energi.
Kulit Alex memerah. Urat-urat di lengannya menonjol. Dari dalam tubuhnya, terdengar suara halus, seperti logam dipalu berkali-kali.
Rey mundur setengah langkah.
“Itu… suara tulang?”
Alex tidak berhenti.
Ia mengubah pola napasnya, memadatkan Qi, lalu menekannya ke kerangka tubuh, tulang lengan, tulang dada, tulang belakang.