Legenda Dewa Pedang
Jubahnya berkibar liar, berat oleh pasir dan darah, namun langkahnya tak melambat.
Di dalam pelukannya, tubuh Aylin Qara semakin panas.
Panas yang tidak wajar.
Bukan demam biasa—melainkan tekanan qi beracun yang mengamuk dari dalam, memaksa darah spiritualnya mendidih, menggerogoti meridian satu per satu.
“Bertahanlah…” gumam Qing Jian, napasnya terengah. “Sedikit lagi.”
Akhirnya—di balik dinding pasir yang berputar—ia melihatnya.
Hot Chapters