KISAH GLORY : Panglima Perang
Dua orang itu mengangguk berbarengan.
“Ingatlah, kita tidak akan bisa mencegah dan mengubah omongan manusia. Jika mereka mencemooh bajumu yang robek, ubahlah bajumu dengan yang tidak robek, karena yang salah adalah bajumu. Namun, sebagaimana pun kita memperbagus diri, kita pasti akan selalu ada celah di mata manusia. Mereka akan mencari kekurangan dan titik lemah kita, lalu mencemoohnya. Oleh karena itu, berhenti menganggap semua manusia itu baik dan berhentilah mengharapkan rasa belas kasih dari siapa pun.”
Setelah menyerahkan lima keping perak itu, dia berkata lagi sebelum beranjak, “Jadikan itu modal usaha. Belilah sesuatu lalu berdaganglah di pasar!”