Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail selalu bikin aku merinding setiap kali mengingatnya. Bayangkan, seorang ayah diperintahkan untuk menyembelih anaknya sendiri, dan si anak justru ikhlas menerimanya. Ini bukan sekadar ujian ketaatan, tapi juga tentang totalitas iman yang jarang banget terjadi di zaman sekarang. Aku sering mikir, gimana perasaan Ibrahim saat itu? Pasti hancur, tapi dia memilih untuk percaya sama rencana Tuhan.
Yang bikin lebih dalam lagi, Ismail malah bilang, 'Lakukanlah apa yang diperintahkan Tuhan.' Mereka berdua sama-sama kuat imannya. Ini bikin aku ngerasa, ujian hidup kita sekarang mah masih ringan banget dibanding ujian mereka. Cerita ini juga ngajarin bahwa kepasrahan total sama Tuhan itu nggak pernah sia-sia, terbukti akhirnya Ismail diganti sama domba. Aku selalu ingat ini ketika lagi berat banget ngerjain sesuatu, bahwa semua ada hikmahnya.