Samaran Terakhir
"Tidak ada lagi yang bisa mengatur kita. Tak ada lagi yang bisa menulis kita selain kita sendiri. Ini waktunya untuk membebaskan diri dari pengaruh penulis lainnya."
Tiba-tiba, ruangan di sekitar mereka mulai bergetar. Dunia yang mereka kenal mulai hancur, namun kali ini, bukan karena mereka dipaksa melakukannya. Mereka memilih untuk mengakhiri semuanya di saat yang tepat. Semua kenangan, semua bagian dari cerita ini, mulai terurai menjadi fragmen-fragmen cahaya dan kegelapan.
"Jadi, ini adalah akhir dari segalanya," Adrian berkata pelan, namun ada kedamaian dalam suaranya.