Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Melepaskan Suami Bangsawan Sebelum Ditinggalkan

Melepaskan Suami Bangsawan Sebelum Ditinggalkan

Hal paling konyol yang pernah dia lakukan seumur hidupnya adalah membawa pulang seorang tuan muda bangsawan yang bangkrut. Dia dan pria itu tinggal di kamar sewaan dengan harga satu juta per bulan, memakai kaus murahan seharga puluhan ribu dengan ongkir gratis, dan satu-satunya hiburan mereka adalah saling terjerat dalam keintiman setiap malam. Tujuh tahun kemudian, pria itu bangkit kembali. Hal pertama yang dia lakukan justru adalah mengadakan pesta penyambutan besar-besaran untuk cinta pertamanya yang pernah meninggalkannya. Ikan emas tak mungkin selamanya terkurung di kolam kecil. Dia selalu tahu, pria itu pasti akan pergi. Namun kali ini, sebelum pria itu benar-benar pergi, dia memilih untuk lebih dulu melepaskannya.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as quotes about toxic relationships
Read
+Library
Setelah Aku Mati dan Pergi, Target Penaklukanku Menjadi Gila

Setelah Aku Mati dan Pergi, Target Penaklukanku Menjadi Gila

Pada perjamuan akhir musim kemarau di istana, demi sang cinta sejatinya, Sang Putra Mahkota memulangkan semua selirnya. Saat yang lain menerima uang dengan riang gembira dan pulang untuk berkumpul bersama keluarga, aku justru tak punya tempat untuk kembali. Akhirnya, aku hanya bisa membawa seutas kain putih dan menggantung diri di depan gerbang Istana Pengasingan. Aku terlahir kembali, menjalani hidup sejak bayi di dunia ini, dan selama 21 tahun berusaha keras menaklukkan empat tokoh utama pria. Namun, pada akhirnya, misi terakhirku pun berakhir dengan kegagalan. Sistem berkata, asalkan tubuh ini mati, aku bisa pulang dan bersatu kembali dengan keluargaku yang sebenarnya. Tepat sebelum kesadaranku benar-benar lenyap, sayup-sayup aku mendengar suara seseorang yang berteriak memanggil namaku dengan penuh keputusasaan.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 178 Times as quotes about toxic relationships
Read
+Library
Tujuh Hari Pembalasan Dendam Sang Istri

Tujuh Hari Pembalasan Dendam Sang Istri

Pada malam saat Nash sedang berkencan dengan selingkuhannya, Quinn meninggal dunia secara tragis. Raja Neraka memberinya waktu tujuh hari untuk kembali ke dunia demi menuntaskan keinginannya. Quinn hanya memiliki satu permintaan. Bercerai dengan Nash, mengakhiri semua hubungan di masa lalu. Mau itu hidup ataupun mati, dia berharap mereka tidak pernah bertemu lagi.
8.962.7K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as quotes about toxic relationships
Read
+Library
Pengkhianatan Terbesar Suamiku

Pengkhianatan Terbesar Suamiku

Di tahun ketiga pernikahanku dengan Jovan, tiba-tiba adik angkatnya, Jenny, mengirimkan sebuah video kepadaku. Aku membukanya dan melihat Jovan mengikat adik angkatnya di kepala ranjang menggunakan dasi yang baru saja kuberikan padanya. Sementara adik angkatnya terbaring telanjang di bawahnya, tanpa henti memanggilnya sebagai suami. Setelah itu mereka berpelukan erat. Jenny melingkarkan lengannya di leher Jovan dan merengek, “Kakak, aku nggak suka cincin yang kamu berikan padaku itu. Ambil saja dan berikan pada Kakak Ipar, anggap saja itu hadiah ulang tahun dariku.” Keesokan harinya, aku duduk di restoran mewah. Menatap kursi kosong di seberangku dengan pikiran melayang. Tiba-tiba, wakilnya mendorong kue besar ke arahku. “Pak Jovan ada urusan mendadak, jadi dia meminta saya mengantarkan hadiah ulang tahun ini untuk Nyonya.” Kotak itu berisi cincin, persis seperti cincin yang tidak diinginkan adik angkatnya. Lalu, sebuah foto baru dikirimkan ke ponselku. Jovan sedang menemani adik angkatnya berobat di rumah sakit. Aku tidak menangis atau membuat keributan. Aku dengan tenang menandatangani perjanjian perceraian. Lalu meminta seseorang menyiapkan sebuah pesta pernikahan. “Nyonya, siapa nama pengantin pria dan pengantin wanita yang harus ditulis?” “Jovan Gunawan dan Jenny Gunawan.” Tujuh hari kemudian, aku akan membiarkan seluruh dunia melihat betapa liarnya Ketua Mafia yang selalu serius itu, bermain-main secara pribadi dengan adik angkatnya.
43.0K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as quotes about toxic relationships
Read
+Library
Anakku Dikurung Hanya Karena Mau Makan Kue

Anakku Dikurung Hanya Karena Mau Makan Kue

Di hari ulang tahun anak dari Kakak Ipar john yang sudah menjanda, Peter, anak kami tak sengaja makan satu suapan kue lebih awal. John meledak marah. Dia langsung melempar putra kami ke dalam ruang bawah tanah. “Kok kamu selalu mau merebut dari Leo? Bahkan di hari ulang tahunnya pun, kamu juga membuatnya menangis! Hanya gara-gara sepotong kue, emangnya kamu itu setan kelaparan?” Kemudian, dia melakban mulut Peter rapat-rapat. “Diam di sini dan renungkan kesalahanmu! Tiga hari kemudian baru boleh keluar!” Ruang bawah tanah itu gelap gulita tanpa setitik cahaya pun, bahkan sering ada laba-laba beracun. Peter tak akan sanggup bertahan meski hanya setengah hari di sana. Aku menangis tersedu-sedu, memohon padanya untuk memaafkan Peter, tapi John sama sekali tak bergeming. “Trik apalagi yang mau kamu mainkan? Sudah berapa kali kubilang, Kakak Ipar membesarkan anaknya sendirian itu nggak mudah. Aku meminta kamu lebih pengertian, tapi bukannya nurut, kamu malah makin menjadi-jadi menindas mereka!” Aku berlutut dan mencengkeram ujung celananya, berjanji bahwa setelah ini kami akan benar-benar menghilang dari hadapan mereka, asalkan dia mau melepaskan Peter. John menyentakkan kakinya hingga peganganku terlepas, lalu menendangku sampai tersungkur. Dia berkata dengan dingin, “Kalau kamu memang nggak bisa jauh-jauh dari Peter, sana ikut merenungkan diri bersamanya! Tiga hari lagi, aku akan mengantar Kakak Ipar dan anaknya keluar negeri. Kalian baru boleh keluar setelah benar-benar tak bisa menindas mereka lagi.” Setelah mengantar Kakak Ipar dan anaknya keluar negeri untuk menikmati hidup, akhirnya John teringat padaku dan Peter. Namun, saat dia sudah memilihkan kado dan hendak menjemput kami, dia malah menerima telepon dari asistennya. “Nyonya dan Tuan Muda … sudah hilang!”
1.3K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as quotes about toxic relationships
Read
+Library
Cinta Palsu Suami Mafiaku

Cinta Palsu Suami Mafiaku

Tubuh kami saling terjerat di dalam mobil. Suamiku terus bergerak di dalam tubuh bagian bawahku, bibirnya mencium dadaku, lalu dering ponsel tiba-tiba menyadarkanku dari lamunan kami yang memabukkan. Ariel pun menjawab tanpa ragu. Itu salah satu teman terdekatnya dari dunia medis, berbicara dalam Bahasa Garnia. “Ketua.” Suara itu berkata dengan santai, “Selingkuhanmu sudah hamil dua bulan. Kau mau gimana?” Ariel tidak berhenti. Nada suaranya tetap tenang. “Merlin nggak bisa punya anak,” jawabnya. “Aku akan biarkan Sintia mengandung bayi itu sampai lahir, lalu mengadopsinya sebagai anakku sendiri. Itu akan mengamankan posisi pewaris. Ini rahasia kita berdua.” Sesuatu di dalam diriku membeku. Dia lupa satu hal .... Aku mengambil jurusan Bahasa Garnia. Bahkan, dia mempelajari bahasa itu hanya untuk memenangkan hatiku. Tapi aku tidak berteriak. Aku tidak mengonfrontasinya. Sebaliknya, aku tersenyum, tetap diam, dan terus berperan sebagai istri yang sempurna. Kemudian, aku menyelipkan surat cerai ke dalam kontrak pembelian properti dan melihat suamiku menandatangani tanpa membacanya terlebih dahulu. Setelah itu aku diam-diam mendaftarkan identitas baru. Selama tiga hari berikutnya, ketidakhadirannya, dan pesan-pesan mengejek dari wanita itu, menghapus harapan terakhir yang kumiliki tentang cinta. Ketika identitas baruku aktif, aku pergi tanpa menoleh ke belakang. Membawa serta anak di dalam rahimku. Dan, menghilang dari dunianya selamanya ....
3.3K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as quotes about toxic relationships
Read
+Library
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Saat aku berusia tujuh tahun, wanita cantik yang dibawa pulang oleh ayahku memberiku sekotak mangga. Hari itu, sambil melihatku menyantap mangga dengan lahapnya, ibuku membubuhkan tanda tangannya di atas surat cerai, lalu melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupnya. Sejak saat itu, mangga menjadi mimpi burukku seumur hidup. Oleh karena itu, di hari pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku, Edwin Faresta, "Kalau suatu saat kamu mau cerai, kasih saja aku buah mangga." Suamiku memelukku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, sejak saat itu, mangga juga menjadi hal yang tabu bagi dirinya. Pada malam Natal di tahun kelima pernikahan kami, teman masa kecil suamiku meletakkan sebuah mangga di atas meja kerjanya. Hari itu juga, suamiku mengumumkan pemutusan hubungan dengan teman masa kecilnya, Rani Delana dan memecat Rani dari perusahaan. Pada hari itu, aku merasa bahwa dialah pria yang memang sudah ditakdirkan untukku. Hingga setengah tahun kemudian, aku kembali dari luar negeri setelah berhasil menegosiasikan kontrak kerja sama senilai dua triliun. Di pesta perayaan itu, suamiku menyodorkan segelas minuman kepadaku. Setelah aku meminum setengahnya, teman masa kecil suamiku, yaitu wanita yang dulu diusirnya dari perusahaan itu, berdiri di belakangku dan bertanya sambil menyeringai, "Apa jus mangganya enak?" Dengan wajah penuh rasa tidak percaya, aku menoleh ke arah Edwin, suamiku. Namun, Edwin justru menahan tawa dan berkata, "Jangan marah ya. Rani bersikeras memintaku untuk mengerjaimu sedikit." "Aku kan nggak kasih kamu buah mangga. Aku cuma kasih kamu sebotol jus mangga saja." "Lagi pula, menurutku Rani benar. Kamu nggak mau makan mangga itu cuma karena kamu banyak tingkah aja." "Lihat sendiri, 'kan? Tadi kamu meminumnya dengan sangat senang." Wajahku langsung menjadi dingin. Aku mengangkat tangan dan menyiramkan sisa jus mangga itu ke wajah pria itu, lalu berbalik pergi. Ada beberapa hal yang selamanya tidak akan pernah menjadi bahan candaan. Mangga bukan sekadar lelucon dan niatku untuk bercerai juga bukan candaan.
12.5K viewsCompletedAdded to Library 425 Times as quotes about toxic relationships
Read
+Library
Aku Menikah di Depan Pria yang Hancurkan Aku

Aku Menikah di Depan Pria yang Hancurkan Aku

Pada malam ketika geng musuh keluargaku menyerbu pesta dansa, aku dijadikan sandera. Pacarku, Nathan, dan sahabat terdekatku, Rudi, berdiri cuma beberapa langkah dari aku. Namun mereka malah pilih lindungi sepupuku, Ayu. Beberapa jam kemudian aku diselamatkan oleh seorang pria misterius dalam keadaan memar, gemetar, dan seolah telah dilupakan. Nggak ada seorang pun yang tanya ke aku apa yang telah terjadi. Nathan cuma bilang, “Ayu ketakutan. Dia lebih butuh kami.” Beberapa hari kemudian, Ayu undang aku ke pesta ulang tahunnya. Aku datang demi sopan santun, cuma untuk saksikan dia jadikan aku penjahat dalam kisah versinya sendiri. Nathan dan Rudi berdiri di sisinya lindungi dia lagi. Malam itu, aku pun ucapkan “Oke” pada perjodohan yang telah disiapkan keluargaku sejak bertahun-tahun lalu. Saat aku tinggalkan kota, Nathan akhirnya kirim pesan, marah, terluka, tersinggung. [Kamu beneran pergi?] Aku balas hanya dengan satu kalimat: [Silakan datang ke acara pernikahanku.]
2.8K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as quotes about toxic relationships
Read
+Library
Yang Tersisa Hanyalah Kenangan

Yang Tersisa Hanyalah Kenangan

Pada tahun kelima pertunanganku dengan Gavin, ketika kami sudah berencana untuk menikah, cinta pertamanya kembali. Semua janjinya padaku tidak lagi berlaku. Demi cinta pertamanya, dia merasa muak pada setiap tindakanku. Aku sadar bahwa aku tidak berarti apa-apa di hadapan cinta pertamanya. Aku yang merasa lelah pun memutuskan untuk menyerah dan merestui mereka. Aku juga sepenuhnya menghilang dari kehidupan Gavin. Namun, dia menyesali perbuatannya dan mencariku sambil menangis ....
11.9K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as quotes about toxic relationships
Read
+Library
Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi mencintai putri kami. Selama enam tahun sejak putri kami lahir, dia bahkan belum pernah menggendongnya sekali pun. Dokter bilang, dia mengidap gangguan emosi. Bukan karena tidak peduli, hanya saja dia tidak tahu cara mengekspresikannya. Namun hari itu, saat wanita yang pernah dia cintai kembali, untuk pertama kalinya suamiku tersenyum pada kami. Bahkan di luar kebiasaannya, dia membawa hadiah untuk putri kami. Aku pikir, mungkin dia akhirnya sadar dan berubah. Sampai aku dan putri kami melihat foto yang jadi layar kunci di ponselnya. Di foto itu, dia tersenyum lebar. Satu tangannya memeluk gadis kecil yang giginya ompong, tangan lainnya menggenggam wanita yang pernah dia cintai. Putriku menggenggam tanganku erat dan matanya mulai memerah. "Ma, apa kita harus pergi dari sini?" bisiknya pelan. "Boleh nggak kita kasih Papa tiga kesempatan terakhir saja? Kalau setelah itu Papa tetap nggak mau sama kita ... ya sudah, kita pergi saja."
12.6K viewsCompletedAdded to Library 441 Times as quotes about toxic relationships
Read
+Library
PREV
1
...
2930313233
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status