Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DALAM DEKAP LUKA

DALAM DEKAP LUKA

Bagi Ghaidan Ravindra, perempuan adalah sumber kegelapan. Sebuah sumpah telah terucap di tengah reruntuhan masa kecilnya: tak akan pernah ada ruang untuk cinta di hatinya yang beku. Namun, takdir menuntut sebuah pernikahan. Seorang ahli waris. Hyra Danurdara tidak punya pilihan. Di antara tumpukan utang dan tanggung jawab untuk satu-satunya keluarga yang ia miliki, tawaran pernikahan dari Ghaidan adalah jalan keluar—sekaligus jalan buntu. Ia setuju menjadi istri di atas kertas, menukar kebebasannya demi sebuah janji pelunasan. Pernikahan mereka seharusnya hanya transaksi dingin, sebuah perjanjian yang terikat waktu dan syarat. Namun, di balik dinding es yang dibangun Ghaidan, sebuah percikan mulai menyala. Di dalam keputusasaan Hyra, secercah harapan mulai tumbuh. Ketika masa lalu yang kelam kembali datang mengetuk pintu, membawa rahasia yang mampu menghancurkan segalanya, ikatan rapuh mereka diuji hingga ke titik terlemahnya. Di persimpangan antara dendam masa kecil dan masa depan yang tak pernah ia bayangkan, Ghaidan harus memilih. Akankah ia membiarkan trauma menenggelamkannya selamanya, atau berani meraih tangan wanita yang tanpa sadar telah menyembuhkan lukanya?
702 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as quotes utang
Read
+Library
Suamiku Pura-pura Mati Demi Menipu Uangku

Suamiku Pura-pura Mati Demi Menipu Uangku

Di kehidupan lalu, suamiku tiba-tiba mengalami pendarahan otak dan meninggal. Dia juga meninggalkan sejumlah besar utang. Demi putraku yang masih SMA, aku menjual rumah yang diwariskan orang tuaku dan bekerja 3 pekerjaan untuk membayar utang. Setelah terlalu banyak bekerja, aku jatuh sakit dan akhirnya masuk rumah sakit. Di samping ranjang pasien, putraku yang sudah diterima di universitas bergengsi malah menelepon dengan gembira. “Halo? Ayah, ini aku. Wanita ini sudah mau mati. Aku ada belikan asuransi untuknya. Kita setidaknya bisa dapat kompensasi 10 miliar. Kamu dan Bibi Susi cepat kembali dari luar negeri.” Bibi Susi yang dimaksudnya adalah teman semasa kecil dan juga tetangga suamiku. Ternyata, yang disebut utang itu adalah hasil pencucian uang dalam jumlah besar yang dilakukan suamiku dan kekasih gelapnya. Demi menutupinya, mereka membuat pembukuan palsu, bahkan berpura-pura mati untuk menghindari tanggung jawab hukum. Sementara itu, demi menjadi anak orang kaya, putraku membiarkanku mati karena kelelahan. Saat membuka kembali mataku, aku sudah kembali ke hari di mana suamiku berpura-pura mati.
8.7K viewsCompletedAdded to Library 349 Times as quotes utang
Read
+Library
Bukan Cinta, Hanya Balas Budi Semata

Bukan Cinta, Hanya Balas Budi Semata

Setiap kali warga Salatikan memuji wanita cantik di abad itu, semua orang selalu tertawa secara serentak. "Bukan hanya cantik, dia juga sangat lapang dada. Dia sampai membesarkan dua anak dari selingkuhan suaminya." Oleh karena itu, saat aku mengajukan perceraian, tidak ada seorang pun yang menganggap ucapanku serius. Keanu bahkan tidak berkedip. Dia hanya melemparkan selembar cek padaku dengan santai. "Jangan bikin ulah, sana pergi beli dua tas sendiri." Anak sulung hanya sibuk main game. "Jangan ganggu papaku. Kalau mau pergi, ya cepat pergi. Nggak usah pura-pura lagi." Anak kedua malah langsung menelepon ibu kandungnya. "Penyihir tua itu sepertinya sudah mau pergi. Ma, siap-siap ya." Bahkan para pelayan pun menggelengkan kepala dan menasihatiku agar berhenti main tarik ulur. Namun saat menghadapi semua keraguan itu, aku tidak merasa sedih ataupun marah. Aku hanya menekan nomor yang sudah aku hafal di luar kepala dengan tenang. "Bu Lenna, janji sepuluh tahun itu sudah tiba. Aku sudah balas utang budi karena kamu selamatkan nyawa adikku."
3.0K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as quotes utang
Read
+Library
Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah

Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah

Demi bisa bercerai dengan Ravin, aku bahkan mengajukan keluar tanpa membawa apa pun, termasuk tidak meminta anakku yang baru berusia tiga tahun. Saat melihatku mengenakan pakaian lama sebelum menikah, Ravin sempat tertegun, lalu mencibir. "Kenapa? Bahkan pewaris yang mati-matian kamu lahirkan itu juga sudah nggak kamu inginkan? Aktingmu jangan terlalu berlebihan. Hati-hati nanti semuanya malah jadi kenyataan!" Setelah menandatangani surat perjanjian itu, aku mendorongnya ke hadapannya. "Tenang saja, ini bukan akting." Ravin menatapku dengan heran sesaat, sebelum akhirnya menandatangani surat itu juga. "Tumben sepatuh ini. Baiklah, aku akan bermurah hati dan mengizinkanmu tetap datang menjenguk anak." Dia meletakkan pena, lalu menatapku dengan tatapan penuh selidik. "Kalau nyesal nanti, selama kamu memohon padaku, kita bisa saja ru ...." Aku memotong ucapannya, lalu langsung berdiri dan pergi. Ravin selalu mengira aku memanfaatkan utang budi supaya bisa menikah dengannya dan mengincar kekuasaan mafia, bahkan mati-matian melahirkan anak laki-laki untuk mewarisi keluarga. Namun, setelah dia tahu aku sudah mati, dia tidak akan salah paham lagi.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as quotes utang
Read
+Library
Air Mata di Antara Bunga

Air Mata di Antara Bunga

Dunia yang kukenal runtuh satu per satu. Bisnis keluargaku bangkrut... Tunanganku, Bastian Wicaksono, tanpa ragu membatalkan pertunangan kami dan memilih Sarah Laksmana sebagai penggantiku. Saat aku jatuh ke jurang kehancuran, Rangga Mahardika datang seperti malaikat penolong. Dia melunasi semua utang keluargaku, mengurus pemakaman ayahku, menarikku keluar dari abu kehidupan yang nyaris membakarku habis. Tiga tahun penuh, dia selalu mendampingiku. Selalu ada. Aku sempat percaya… mungkin inilah bentuk penyelamatan yang selama ini kutunggu. Namun, tepat di malam sebelum pernikahan, tanpa sengaja aku mendengar percakapan Rangga dengan sahabatnya... “Kamu serius mau nikah sama Vanya? Nggak takut, suatu hari dia tahu… kalau kematian ayahnya dan bangkrutnya bisnis Keluarga Devara itu ulahmu?” “Sarah sudah nikah sama Bastian, aku sudah nikah sama Vanya. Nggak masalah kalau dia tahu, toh semua utangnya sudah kubayar. Pemakaman ayahnya juga sudah aku urus. Intinya… aku sudah menebus semuanya.” Saat itu juga aku sadar… Ternyata, Rangga pun menipuku. Dari awal hingga akhir, semua hanyalah permainan. Dan satu-satunya orang yang benar-benar hanyut di dalamnya… hanyalah aku sendiri.
27.7K viewsCompletedAdded to Library 886 Times as quotes utang
Read
+Library
Suami Memalsukan Kematian Demi Cinta Pertama

Suami Memalsukan Kematian Demi Cinta Pertama

Aku dan suamiku pergi mendaki gunung. Tak disangka, suamiku mati keracunan setelah melahap buah liar yang aku petik. Saat pulang ke rumah, aku langsung didatangi oleh sepasang ibu dan anak. Aku baru menyadari suamiku bukan hanya memberikan mereka rumah dan mobil, tetapi juga terlilit utang dalam jumlah besar. Aku bahkan mengeluarkan semua tabunganku untuk membayar mereka. Demi merawat ibu mertuaku yang sakit parah, aku mengambil tiga pekerjaan dalam satu hari. Aku bekerja dari fajar hingga senja. Bahkan, hanya berani makan nasi putih saja. Pada akhirnya, aku jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit karena kelelahan kronis. Ibu mertuaku meminta dokter untuk menghentikan pengobatanku. Di saat aku sekarat, suamiku datang mengunjungiku sambil merangkul ibu dan anak itu. Dia melemparkan uang sepuluh ribu kepadaku. "Terima kasih sudah merawat ibuku selama ini." Aku baru sadar kalau suamiku memalsukan kematiannya demi bersama cinta pertamanya dan juga anak haramnya. Saat aku membuka mata lagi, aku sudah kembali ke hari di mana aku mendaki gunung bersama suamiku.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as quotes utang
Read
+Library
Pembalasan Dendam, Menikahi Musuh Kekasihku

Pembalasan Dendam, Menikahi Musuh Kekasihku

Aku bersama sang bos mafia, Maxim, selama lima tahun. Sepanjang waktu itu, dia tak pernah menyembunyikan siapa wanita favoritnya. Clara, putri sopirnya. Sopirnya permah menahan peluru demi melindunginya. Dia menyebutnya sebagai "membayar utang". Bodohnya, aku mempercayainya. Dia memberi Clara perhiasan, mobil-mobil sport, dan dia bahkan membelikannya sebuah pulau. Tiga hari sebelum pernikahan, aku tahu dia memindahkan lokasi acara. Bukan ke tanah milik keluargaku di Silia, melainkan ke pulau itu. Pulau milik Clara. Alasannya? Clara klaustrofobia. Tak sanggup menghadapi pernikahan besar di dalam ruangan. Saat itu, aku sudah muak. Tiga hari kemudian, pernikahan tetap berlangsung di pulau itu. Namun, pengantinnya tak pernah muncul. Maxim dipermalukan di depan umum. Dia mengacak-acak kota, mencariku ke mana-mana. Saat itulah dia baru menyadari kebenarannya. Dia mengira akan menikah denganku. Nyatanya, aku menikahi musuh terbesarnya. Niko Valgana. Bos mafia dari Rasia. Dia meninggalkan Clara. Dia berlari ke kediaman milik keluargaku dan menunggu. Tujuh hari tujuh malam. Dengan bunga, sebuah cincin, dan segunung permohonan ampun.
4.3K viewsCompletedAdded to Library 111 Times as quotes utang
Read
+Library
Batalnya Pernikahan Sang CEO

Batalnya Pernikahan Sang CEO

"Aku tidak butuh tanggung jawabmu dengan pernikahan, Bastian. Tapi cukup kau bayarkan utang ibuku pada pamanku!" "Apa kamu gadis yang bodoh? Bukankah dengan pernikahan kamu bisa meminta segalanya? Coba pikirkan!" ucap seorang pria di depannya. degh! Nara tersadar. Benar yang dikatakan Bastian pria di hadapannya ini. Dengan pernikahan, dia bisa meminta apapun yang ia inginkan. Terlebih lagi, Bastian adalah pemilik hotel tempatnya bekerja. Tapi.... "Tapi aku bukan cewek matre, Bastian. Jangan samakan aku dengan yang lain." "Aku bukan mereka!" tegaskan Nara. "Jika alasanmu tidak ingin menikah sebab takut disangka matre, lalu apa dengan pernyataan ini, apa kamu bisa mengelaknya?" "Pernyataan apa maksudmu?" "Maaf, kamu sudah ternoda. Apa dengan keadaanmu seperti ini kamu masih punya harga diri untuk minta dinikahi pria lain? Coba pikirkan sekali lagi!" Nara terdiam. Perkataan Bastian seperti penghinaan tersendiri untuknya. walau kenyataannya memang benar seperti itu. "Kurang ajar kamu Bastian! Kamu pria bren**ek! Baj**gan! Kamu sudah tega merenggut semua masa depanku." umpat Nara sangking kesalnya tapi tak bisa berbuat apa-apa. "Jadi bagaimana, setuju dengan tawaranku atau...?" >> Hai kak, ikuti kisah Nara dan Bastian sampai selesai ya. terimakasih <<
10540 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as quotes utang
Read
+Library
Tamparan Sang Kakak

Tamparan Sang Kakak

Saat hendak pergi dari restoran milik adikku, tiba-tiba aku dipanggil oleh manajernya, “Permisi kak, kamu belum bayar.” Melihat wajah asing itu, aku pikir dia karyawan baru yang belum mengenalku. Jadi, aku menjelaskan dengan ramah, “Tagihkan ke bos kalian saja, dia tahu.” Manajer itu pun menatapku dengan jijik, “Kak, restoran kami ini michelin bintang tiga. Kami nggak pernah ada sistem utang seperti itu.” Usai bicara, dia menyerahkan selembar tagihan yang sudah dicetak. Aku menunduk dan melirik, sekali makan harganya satu miliar. Biaya perawatan alat makan yang kinclong, enam puluh juta. Biaya pembersihan udara khusus, seratus juta. Biaya layanan penenang suasana hati tamu VIP, dua ratus juta. Dan banyak biaya aneh lainnya lagi. Aku bahkan tidak tahu adikku membuka bisnis gelap seperti ini. Aku sampai tertawa kesal di tempat, “Aku ini kakaknya Pak Oscar. Kalau ada masalah, suruh dia pulang dan bicarakan denganku.” Namun, dia tetap mengeyel, “Makan saja nggak mampu bayar, masih sok kenal dengan Pak Oscar segala.” Aku langsung mengirim pesan ke sekretaris, [Tolong bilang ke adikku, pecat perempuan ini atau aku tarik investasinya.]
10.7K viewsCompletedAdded to Library 343 Times as quotes utang
Read
+Library
Istri Tajir sang Anak Sopir

Istri Tajir sang Anak Sopir

Ardian terpaksa menikahi Natasya, bos cantik sekaligus putri dari tuan tanah yang kaya raya karena utang budi kepada keluarganya. Sementara Natasya sendiri juga terpaksa menerima Ardian sebagai suami karena tuntutan orang tua dan juga neneknya. _______ Kau bernama Natasya. Adila Sabrina Natasya. Perempuan cantik berkulit seputih pualam. Berdarah Kanada–Jakarta. Ayahmu bernama Steven Arnold, seorang yang sangat berjasa di dalam hidupku. Hidup keluargaku. Wanita bermata coklat bening berbingkai bulu lentik yang membuatku selalu bertanya-tanya pada diri. Sebegitu rendahkah aku? Sebegitu hinakah pekerjaan ayahku? "Dasar anak supir!" Kalimat penghinaan itu yang sering kau lontarkan, bahkan sejak kita masih berusia remaja. Ya, aku memang anak seorang supir. Supir keluargamu. Keluarga Arnold yang kaya raya. Akan tetapi, pantaskah kau menghinaku terus-menerus? Hhh! Lihat! Terkadang takdir seaneh itu. Takdir memang semenakjubkan itu. Aku yang selalu kau hina. Aku yang selalu kau anggap rendah. Bahkan kau memalingkan wajah apabila bertemu muka. Akan tetapi, justru kini akulah yang menjadi orang terdekatmu. Aku ... Suamimu. *** Bagaimana keseruan kisah dua orang yang saling terpaksa menjalani ikatan pernikahan ini? Kuuuyy dibaca. (Sekuel Wanita Dambaan Tuan Otoriter)
104.1K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as quotes utang
Read
+Library
PREV
1
...
181920212223
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status