Menantu Sultan
Jonas menghampiriku dan berbisik pelan,
“Jangan marah ya Citra, aku ingin membuat kamu jadi sosok yang baru...seorang wanita kelas atas yang bisa bikin siapapun bertekuk lutut kepadamu. Kamu itu cantik seperti mutiara yang langka, hanya saja kamu membutuhkan sedikit bantuan untuk memolesnya, sehingga kecantikanmu itu bisa terpancar dengan nyata.”
Aku, mutiara yang langka katanya..ha-ha.
Sudahlah, mau pulang dan menyerah pun sudah tak berguna. Lebih baik kunikmati saja semua sekalian, apalagi semua ini gratis kudapatkan. Kapan lagi bisa belajar berbusana dan tata krama orang kaya jika tidak sekarang?
***
Hot Chapters