Ann The Innocent
Akhirnya Ruth pun tertidur, sedangkan Ann menikmati hangatnya pelukan ibu kandungnya.
Pukul 05: 15. Matahari belum memunculkan cahayanya di upuk timur. Akan tetapi, sudah menjadi kebiasaan bangun pagi, kedua mata Ann terbuka secara otomatis, lirikan kornea matanya mengarah pada paras cantik yang sedang tertidur pulas persis di depannya. Senyuman tipis tersimpul pada bibir Ann, saat bersamaan badannya pun dibalikan sehingga mereka berhadapan sejajar. "Bu, kamu sangat cantik!" ucapan tak sadar Ann ke luar dari mulutnya, itu membuat Ruth terbangun karenanya. Kini, mata Ruth dan Ann saling terpaut satu sama lain. Ulasan senyuman menawan pun memenuhi bibir Ruth, dibalas sama oleh Ann.
"Maafkan,
Hot Chapters