Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur
"Pilotnya saja sudah sumpah begitu, kita pasti bisa mendarat dengan selamat."
"Aku iri sama si Bianca ini, dapat janji seindah itu di ketinggian 10.000 meter. Mati pun rasanya rela."
Evelyn mencengkeram sabuk pengaman dengan erat, matanya tertuju pada kokpit.
Setelah beberapa saat yang terasa seperti seabad, pesawat akhirnya mulai stabil.
Seluruh kabin dipenuhi dengan suara lega dan gembira.
Evelyn menangis tersedu-sedu. Dari sudut matanya, dia melihat anaknya sendiri, Kenzo.
인기 회차