Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dia yang Terluka

Dia yang Terluka

ucap Gio dengan napas yang masih memburu. Flashback off
9.5560.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20.2K kali sebagai ravaged
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
Saraswati
saya belum baca sampai banyak, tapi iseng2 liat judul masing2 bab, koq ada cerita ttg hanna juga, sy pikir di sini tokoh utamanya keluarga nadia, tp hanna sebagai tmn nadia ternyata juga punya porsi cerita sendiri... :)
Henny Djayadi
Saya ucapkan banyak2 terima kasih kepada sobat reader yang telah menyempatkan berkunjung dan membaca cerita ini. Mohon dukungannya, vote serta komentar yang bisa membantu performa dan promosi cerita pertama saya di Goodnovel ini.
Baca Semua Ulasan
Zurvive

Zurvive

Sebelum nya, ku lihat beliau menembak sesuatu di kejauhan yang gelap, entah apa yang menjadi target nya. "Ada apa pak..? Kok rame-rame..?", tanya ayah ku saat keluar rumah. "Banyak orang jadi gila dan saling menggigit pak.. Alvin anak ku sempat tergigit tadi, sekarang mengalami pendarahan dan pingsan...", jawab pak warto yang tampak kebingungan. "Saling menggigit..??", tanya ku heran.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai ravaged
Baca
+Pustaka
BROKEN HOME

BROKEN HOME

Ayah, Aku tidak ingin apa-apa, aku hanya ingin mendapatkan sedikit perhatianmu *** Pukul 06.00. pagi ini hujan turun dengan lebat, langit seakan menangis menuangkan segala beban yang dideritanya. Memang bulan ini waktunya musim hujan. Pagi ini Viola merasakan badanya kurang sehat, karena tadi malam ia menangis di kebun sampai tengah malam ditemani udara yang dingin. Ia menarik selimut guna menghangatkan tubuhnya yang kedinginan.
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai ravaged
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu

Kesempatan Kedua Untuk Menghancurkanmu

Laura hanya bisa menatap kepergian Vino, air matanya tak berhenti mengalir, kini luka di hatinya benar-benar telah membusuk, menyisakan perasaan dingin yang mampu membuat seluruh tubuhnya bergetar. Pria yang dulu selalu melindunginya kini telah tiada, yang tersisa hanyalah Vino yang kejam, bersamaan dengan itu, cintanya pada pria itu pun mulai mati. Laura menggeliat, ia berusaha untuk bangkit, tapi karena tubuh yang terikat ditambah kondisi tubuh yang melemah, Laura kesusahan untuk bergerak, ia akhirnya membiarkan dirinya tetap dalam posisi tersungkur, kini ia mulai merasa dingin, tubuhnya juga terasa lengket karena darah ayam yang menempel di sekujur tubuh, dari darah ayam itu tercium bau a
304 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai ravaged
Baca
+Pustaka
Tears

Tears

BUGH! Raven memukuli dadanya sendiri sekuat tenaga. Semakin sakit rasanya, makin semakin puas rasanya. Dia ingin menghukum dirinya sendiri atas musibah dan kesusahan yang dibebankan pada bahu kecil putrinya. Setelah tenaganya habis Raven mencium sayang kening putrinya yang tampak tertidur lelap karena kelelahan. Raven mengambil gel pereda memar di dashboard mobilnya. Kemudian dia mengoleskannya pada bekas-bekas kepemilikan pria keparat itu tipis-tipis dan merata. Tangan Raven bergetar, dia nyaris tidak sanggup mengoleskannya pada tubuh putrinya. Dia terlalu sakit hati membayangkan buah hatinya diperlakukan dengan tidak manusiawi seperti itu. Raven tergugu dan tersedak oleh air matanya sendir
1078.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai ravaged
Baca
+Pustaka
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Satu dentuman tajam yang langsung menelan seluruh kebisingan bar. Tubuh Ravok berhenti. Waktu seolah membeku. Seringai buas di wajahnya masih belum sempat hilang ketika sebuah lubang berdarah muncul tepat di antara alisnya. Darah dan cairan putih menyembur keluar dalam satu hentakan pendek, dan cahaya di matanya langsung padam tanpa sisa. Tubuhnya kehilangan tumpuan.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 379 kali sebagai ravaged
Baca
+Pustaka
Revansha

Revansha

Matahari kembali muncul di peradaban. Menampakkan wujud berupa cahaya terang yang cukup menyilaukan. Burung berkicau tiada henti, sesekali mengepakan sayapnya untuk pindah dari dahan pohon ke sisi yang lainnya. Di sanalah Evan. Di depan motor Vespa berwarna biru yang penuh dengan sejarah itu. Cowok itu baru saja mengelap debu-debu yang menempel di beberapa bagian motornya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai ravaged
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status