Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
OBSESI PRIA BERKUASA

OBSESI PRIA BERKUASA

“Dia sudah pergi! Kita tidak bisa mengubah apa pun dengan menangis di sini. Biarkan mereka mengurusnya.” “Tidak!” teriaknya, air mata terus mengalir, mengaburkan pandangannya. Agatha merasakan ketidakberdayaan, seakan seluruh dunia terjatuh di sekelilingnya. Setiap kata Rohander bagaikan pisau yang mengiris hatinya semakin dalam. “Aku tidak mau kehilangan dia! Aku tidak mau!”
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Cinta yang Angkuh

Cinta yang Angkuh

Air mata mulai penuhi mata Patricia ketika dengar kata-katanya. Entah mengapa, ada kehangatan aneh yang muncul di hatinya. Kata-kata itu seolah sedikit sembuhkan hatinya yang hancur. Andi nggak bisa lihat wajahnya karena berada di belakangnya, terlalu sibuk dengan gerakan pinggulnya yang berat dan berirama. “Oh!” Benturan keras terus datang bertubi-tubi. Patricia tahan lututnya di kasur dan lengkungkan pinggulnya untuk terima setiap dorongan kuat dari pria itu.
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 339 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Broken Heart

Broken Heart

Namun, ada satu hal yang membuat hidupku sepenuhnya berantakan. Satu hal yang membuat hidupku kembali berantakan; Cinta, cinta telah merenggut setiap napas yang kuhela. Cinta telah membunuhku dengan membabi buta tanpa ampun. Cinta juga telah menenggelamkan aku hingga ke dasar-dasar bumi. Sampai aku terpojok oleh diriku sendiri. Menanggung pahitnya rasa sakit yang harus kutelan paksa setiap hari.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Kehormatan Yang Terenggut

Kehormatan Yang Terenggut

Hatinya berdenyut sakit, antara rindu dan benci bercampur menjadi satu. "Mungkin, sekarang kau tidak ingat aku, Mas," gumam Aisyah. Aisyah terduduk sambil melipat kembali baju Ariel, air matanya menetes membasahi pipinya yang lembut. Hatinya seakan di sayat sejuta pisau yang menancap di dadanya.
1014.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 407 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

Tak dinyana, anak semata wayang mereka justru mengamuk dini hari ini. “Kenapa aku tidak mati saja? Kenapa Tuhan senang sekali melihat aku tersiksa? Sudahlah harus sakit fisik karena kelumpuhan dan terapi yang tidak mudah, harus pula ditambah dengan sakit hati yang tak terperi!” Adelia melemparkan gelas kedua di tangannya. Mendengar bunyi gelas beradu dengan dinding dan pecahannya berserakan di lantai membuat hiburan tersendiri baginya. Setidaknya, bukan hanya hati dan tubuhnya saja yang hancur, ada gelas-gelas yang juga tak lagi berbentuk, setia menjadi penghibur.
1017.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 502 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
 Beautiful Hurt

Beautiful Hurt

Eldath. Eldath memicingkan matanya melihat keadaanku yang berantakan. Bibirku bengkak, leher yang pedih karena beberapa kissmark. Rambutku awut-awutan dan kemejaku yang kehilangan beberapa kancingnya. Aku melihat pandangan Eldath sekilas berhenti di kedua bukit dadaku yang cuma ditutupi bra berenda karena kancing-kancing kemejaku sudah berlepasan.
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Akhirnya, tayang juga Susahnya Jadi Mas Joko ini. Novel pelarian yg saya tulis karena gak (belum) bisa ngelanjutin kisah Aje Karin n Hekal Olive. Semoga kaka2 reader suka dengan kisah Mas Joko yg kocak sekaligus pilu ini. Dukung saya ya kak supaya ttp semangat menulis. Terima kasih.
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Baca Semua Ulasan
SPERANZA

SPERANZA

Sebelum pergi dia menyempatkan diri untuk menendang perut Yasa dengan begitu kuat. Yasa berteriak kesakitan. Dia memegang perutnya dan menatap kepergian Arzan dengan tatapan yang sulit untuk diartikan. Yasa memejamkan matanya tak sanggup menahan rasa sakit. "Kau benar-benar sangat lemah." Yasa membuka matanya saat mendengar suara tersebut. Dia mendongak dan menemukan Speranza yang berdiri menghadapnya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai anguished
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status