Sistem Aura (Infinity)
Seperti Dewan Direksi-Pertama yang sudah menikmati segalanya, jadi, mau apa lagi?
Satu yang tidak diketahui dengan pasti, yakni menyoal Realitas Utama yang sempat jadi perselisihan. Konon, siapapun peserta yang berhasil pulang ke Realita Utama, bisa dipastikan dia enggan untuk kembali bermain. Realita Simulasi ini fiktif, hanya sekadar mensimulasikan kenyataan yang sudah ada, permainan simulasi belaka. Makanya, alat-alat kenikmatan-penderitaan, aktif-nonaktif, mainan negara-negaraan, mainan pahlawan-penjahat sangat penting dalam pemrograman serta pengembangan permainannya. Namun, kalau tujuannya seperti yang sudah Dewan Direksi-Pertama ketahui, bukankah hanya akan bermuara kepada kehancuran