Desah Di Kamar Sebelah
Namun, ketika kami berempat—aku, Budiman, dokter Harie, dan sopir kantornya yang bernama Riki masuk ke dalam lift, barulah aku bisa buka suara sebab si dokter mengajak berbicara duluan.
“Kita akan naik ke lantai dua belas. Tower ini jika dibandingkan dengan tower-tower di belakang sana, adalah yang terbaik. Pak Anwar jangan khawatir, ya. Menantu Bapak dijamin akan baik-baik saja selama berada di sini. Green Lake tower Cempaka, Anggrek, dan Tulip memang terkenal banyak cewek-cewek tak benar dan lelaki hidung belangnya. Namun, kalau di tower Gardena ini, kebanyakan yang tinggal adalah orang-orang terpandang. Dijamin tak ada penyakit masyarakatnya.” Dokter Harie berucap setelah dia menekan angk