Di dalam cerita 'Putri Duyung Cantik Jelita', kita bertemu dengan sejumlah karakter yang menarik dan berwarna. Tentu saja, karakter utama, Ariel, adalah sosok putri duyung yang penuh rasa ingin tahu dan semangat berpetualang. Dia terpesona oleh dunia manusia dan sangat bercita-cita untuk menjadi bagian dari kehidupan di atas permukaan. Setelah mengumpulkan keberanian, Ariel berani membuat kesepakatan dengan Ursula, penyihir laut yang licik, yang menjanjikan kaki manusia sebagai pengganti suara Ariel.
Tak ketinggalan, ada Sebastian, si kepiting yang menjadi penasihat Ariel. Dia sering kali berusaha menasihatinya agar tidak terjebak dalam dunia manusia, meski kadang terlihat lucu dan menghibur. Figur lainnya, Flounder, ikan kecil yang menjadi sahabat Ariel, selalu mendukung dan menemani petualangannya dengan penuh kesetiaan. Kemudian ada Prince Eric, cinta sejatinya, yang mengubah segalanya bagi Ariel saat dia menyelamatkan Eric dari bahaya. Keseluruhan karakter dalam cerita ini saling melengkapi dan membangun tema tentang cinta, pengorbanan, dan pencarian identitas yang kuat.
Ursula sang penyihir laut juga tidak dapat dilupakan. Dengan kecerdasan dan daya tarik jahat, dia menambahkan dimensi konflik yang mendalam dalam cerita. Setiap karakter berkontribusi pada nuansa dunia yang indah dan berwarna, membuat kisah ini tak terlupakan dan menjadi salah satu klasik yang selalu digemari.