Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hati yang Terikat Takdir

Hati yang Terikat Takdir

Setiap kali ia melukis, bayangan Aldi hadir, seperti pengingat halus dari kebahagiaan yang ia coba pertahankan, namun terasa semakin sulit diraih. Ratna kembali berusaha, menghadiri pameran-pameran seni yang dulunya ia nikmati dengan sepenuh hati. Namun, kini ia merasa asing di antara para pengunjung, seolah menjadi tokoh kontroversial yang diamati daripada dihargai.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai resent artinya
Baca
+Pustaka
Di Bawah Selimut Mr. Jaxx

Di Bawah Selimut Mr. Jaxx

Arah dari mana Johan berada, seolah memberi tahunya kalau pria itu baru saja menemui Erica, “Kau tidak mengirimkan undangan untuk pameran besok, apa kau memang sengaja tak mengundangku?” Johan terkekeh, “Mana berani aku melakukannya. Kurasa undangan baru saja tidak di rumah Anda, siapa tahu Anda sedang di luar dan belum menerima undangan itu, hm ... apa Anda ingin melihat-lihat sesuatu? Aganta punya beberapa koleksi baru yang akan ditata untuk pameran besok.” Mengulurkan tangan ke arah aula agar Jaxx menerima ajakannya. Melihat kediaman itu, Johan memberanikan diri untuk berjalan lebih dulu, dia menoleh sekilas, saat Jaxx benar-benar mengikuti, dia pun mempercepat langkah, “Ini adalah karya
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai resent artinya
Baca
+Pustaka
ART Kesayangan Tuan Rain

ART Kesayangan Tuan Rain

balas Rain sambil menepuk-nepuk punggung Radit. Setelah berbincang sejenak dan mengingat kembali masa-masa kuliah, Radit mengungkapkan tujuan kedatangannya. "Gue dengar lo baru buka galeri seni, jadi gue pengen liat-liat dan mungkin beli beberapa karya untuk kantor firma hukum gue. Ruang meetingnya butuh sentuhan seni biar nggak terlalu kaku," ujar Radit dengan santai.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai resent artinya
Baca
+Pustaka
TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

TANPA BA BI BU HEY NIKAH YU!!!

kangen yang tidak tahu harus lewat pintu mana. Hari itu, Bara pergi ke lokasi pameran. Sebuah galeri kecil di Dago yang sedang direnovasi. Cat tembok masih bau, tapi ia suka tempat itu. Di sana, ia merasa seperti bisa mulai ulang dari nol. Kuratornya, seorang perempuan paruh baya bernama Ratri, menatap sketsanya lama. “Lukisan kamu yang terbaru ini beda, Bar. Lebih... lembut. Ada perasaan di sana.”
875 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai resent artinya
Baca
+Pustaka
Vila Melati

Vila Melati

Kuhirup dalam-dalam dan badanku terasa lebih segar. Terdapat lukisan kejawen kuno yang tergantung di beberapa bagian dinding. Aku terkagum. Sebab bagiku, seni kontemporer selalu mengandung estetika mistis yang mampu menembusi batin penikmatnya. "Selamat siang, Ndoro Putri ...." Kucoba menyapa setelah tak menemukan siapa-siapa dalam ruangan ini.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai resent artinya
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam

Terjerat Hasrat Tuan Muda Kejam

Ada goresan ekspresionis yang penuh amarah, ada potret realisme yang detailnya memukau, dan di sudut lain, ada aliran surealisme yang mempertanyakan realitas. Setiap lukisan di sana adalah karya masterpiece, jenis karya langka yang hanya bisa ditemukan di galeri seni ternama atau lelang kelas tinggi. Cahaya remang-remang dari lampu kristal tua justru membuat setiap warna dan tekstur tampak hidup dan semakin dramatis. “Wow, ini indah,” gumam Caleb, hampir seperti berbisik. Matanya menjelajahi setiap sudut ruangan yang lebih menyerupai museum pribadi daripada sebuah kamar.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai resent artinya
Baca
+Pustaka
Pelukis Buta Milik Sang CEO

Pelukis Buta Milik Sang CEO

desis Zaara saat mendengar penjelasan satu per satu benda seni. “Aku hanya membaca keterangan saja,” jawab Haidar merendah. “Tidak,” “Apa maksudmu tidak?” “Kamu menghafal betul benda seni di sini. Kamu tidak membaca keterangan atau apapun itu. Kamu menjelaskan berdasarkan pengetahuan dan wawasanmu dalam bidang seni. Kamu bukan pengunjung, aku keliru,” kekeh Zaara menganalisa.“Kesimpulannya kamu adalah seorang seniman, bukan pengunjung pameran,” cetus Zaara berhasil membuat Haidar melongo.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai resent artinya
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Kakak Tiri

Terjebak Cinta Kakak Tiri

Tatapannya jernih. “Aku Gabriel, kurator pameran. Adele bilang kau ingin jadi relawan tetap.” Jasmin mengangguk. “Ya. Aku suka tempat ini.” Gabriel mengamati mata Jasmin sejenak, lalu berkata, “Orang-orang yang datang ke tempat seperti ini biasanya sedang menyusun kembali hidupnya.” Jasmin menahan senyum. “Mungkin.” “Kalau begitu,” Gabriel menyerahkan map, “mari kita susun hidup itu lewat seni.”
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai resent artinya
Baca
+Pustaka
Ranjang Perkawinan

Ranjang Perkawinan

Meskipun begitu, Bening tahu ada kesedihan yang disembunyikannya. "Apa kabarmu, Reyhan?" "Baik. Maaf soal kemarin." Jawab Reyhan tersendat. "Nggak apa-apa. Kita bisa pergi hari ini untuk melihat lukisan." Reyhan lalu menggeleng. "Pamerannya hanya berlangsung satu hari." "Oh.. begitu." Pantas saja pria ini memaksa Bening kemarin untuk kesana. "Terima kasih." "Eh!" Bening sampai kaget. "Memang aku melakukan apa?"
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai resent artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status