Setahun Tanpa Sentuhanmu
"Mas, kok nggak masuk? Kita mau naik apa?"
"Jalan saja, Yuk. Kencannya di kafe itu. Nanti selesai makan baru kita jalan-jalan. Naik motor lebih enak kayaknya daripada mobil. Kesan pacarannya lebih terasa."
Risma menggangguk dan menyetujui rencana suaminya. "Tapi motor siapa yang mau kita pake, Mas?"
"Pinjem Fatiya. Mas, sudah ngomong tadi. Nanti, sopirnya yang nganter ke sini. Kita makan dulu aja, ya."