Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tes

Tes

Aura Lika eresthustrans12
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as s/z
Read
+Library
Selìni

Selìni

"Ssttt–" Oh, sial. Pasti ada sesuatu. "K, kenapa?" Hidung Calum mengendus sekitar, matanya makin menyipit. Kemudian bisa didengar jelas suara umpatan halus si alpha. Tak henti lontarkan kata kasar sebagai bentuk pengutaraan. "Cal–"
979 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as s/z
Read
+Library
U

U

Bip. Samar terdengar suara sambungan telepon yang terputus. 'Huft...' "Dunia begitu sempit, ya." gumam seorang pria sambil menatap layar laptopnya. Layar laptop yang tengah menampilkan sebuah foto seorang pria berseragam SMA. Pria pemilik laptop tersebut sedikit menyunggingkan senyum menatapnya. Setelah itu dia merebahkan kepalanya di sandaran kursi dan mengingat masa lalu.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as s/z
Read
+Library
ZOE

ZOE

tanyaku lagi. Ia menghela nafas jengah menatap ketidaksabaranku, "Jangan khawatir, Zoe. Suhu tubuhnya tinggi, 39,6 C. Dia memang menunjukkan gejala dehidrasi serius, tapi ini hanya Syncope. Aku sudah menyuntikkan garam dan memberinya penurun panas. Bukan masalah serius. Ia hanya perlu istirahat."
106.5K viewsOngoingAdded to Library 245 Times as s/z
Read
+Library
ZONA MANTAN

ZONA MANTAN

gumam Juda yang masih memejamkan mata. “Can I kiss you?” cetus Danis. Mengabaikan ejekan Juda terhadapnya barusan. Juda langsung membuka mata. Angka di layar yang berada di atas pintu lift menunjukkan angka tiga, yang itu artinya mereka baru turun empat lantai. Dengan malas, Juda memutar setengah badan untuk menghadap Danis yang menatapnya dengan penuh tekad. “Kamu masih mabuk, ya? Kenapa dari tadi isi kepala kamu nggak jauh-jauh dari itu?”
109.9K viewsCompletedAdded to Library 306 Times as s/z
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Nihil, kalo Joi bilang tidak ya tidak. Senyum Baskara terbentuk indah, sempat dipuji Joi dalam hati. Ya ... kalau tentang ketampanan sih Joi tak dapat menyangkal. "Ayo masuk!" Beda dari biasanya, Baskara tidak lagi menyeret Joi seperti yang lalu. Kini ia mengimbangi jalan cewek itu, sehingga terlihat alami. Padahal Joita sedang menahan umpatan sekarang, karena Baskara mengapitnya tepat di ketek. Tidak bau, harum malah. Sayang, Joi tidak menyukai aromanya, dapat ia tebak bahwa Baskara memakai aroma citrus. Ya, citrus, parfum yang kata orang segar karena beraroma jeruk. Tapi, lain lagi untuk Joi. "Selera parfum lo aneh!"
7.53.0K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as s/z
Read
+Library
WHERE

WHERE

Sharon Addelinesherstayakukan
Sharon segera menyodorkan air mineral botol yang ia beli sebelum bel masuk. “LO INGET BU SARAH?” Teriak Gideon spontan. Sharon reflek menutup mulut Gideon karena sungguh suara Gideon hampir menyaingi bunyi microphon bapak kepala sekolah. Sharon tak kalah kaget sebenarnya. “Lo… kok bisa ingat sama Bu Sarah???” “Gak tau… sumpah gue kira gue doang yang inget bu Sarah.” Jawab Sharon.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as s/z
Read
+Library
Exit

Exit

Aku tidak menginginkan itu, terlebih April yang mengetahui semua seluk beluknya. Detik selanjutnya baru berjarak empat langkah, satu anak yang berdiri di tralis pembatas menolehkan kepala cepat, menatap aku, April, dan Laura. Sepertinya ia menggunakan indra ke enam, bagaimana mungkin bisa sepeka itu. Diikuti beberapa kepala di sisinya yang ikut menoleh. Ayolah, aku benar-benar tegang. Ini sudah seperti adegan cerita zombie saja, ibaratkan aku, April, dan Laura adalah manusia normal yang datang mendekati kawanan zombie. Mencium aura kami, mereka langsung saja memutar kepala, menatap seakan kami santapan paling sedap, siap menerkam. “Woi itu April.” Satu anak pertama yang melihat kami tadi sek
102.8K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as s/z
Read
+Library
SaDriS

SaDriS

“Thanks for your time and goodbye😊” BLA BLA BLA BLA deretan pesan darinya menghujani ponselku,sebenarnya aku masih bingung dengan yang ku rasakan akan tetapi pesan darinya membuatku tau bahwa ia ingin mengakhiri hubungan ini dan ya aku pun antusias untuk mengakhirinya... “ya awake dewe tekan semene wae, sepurane nek aku duwe salah juga karo awakmu” “Diomongke apik² yank,awake diwe ketemu ndisek”
9.63.0K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as s/z
Read
+Library
Dia

Dia

Niat hati ingin mampir ke supermarket untuk membeli bahan masakan sebelum dirinya menuju apartemen Ken, yang ada malah dirinya terjebak sendirian di sini. Lea mengeratkan genggamannya pada kantung belanjaan yang berlogo salah satu super market besar. Gadis dengan rambut di kuncir setengah itu menggigit bibirnya sambil menunduk. Dingin. Dia sudah mencoba menghubungi Ken, tapi ponselnya tidak aktif. Terang saja, tadi sebelum Lea pergi ke supermarket Ken sudah bilang bahwa dia ingin tidur dan ponselnya sedang lowbat yang mana saat ini pasti sudah mati. Ugh, bisa Lea bayangkan Ken yang sedang bergulung di balik selimut tebal dengan nyaman, berbanding terbalik dengan dirinya yang malah terciprat
102.8K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as s/z
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status