Dongeng Zanna
Zanna memang luar biasa, dia bukan gadis biasa.
Makan malam telah rampung, Marcel mengajak Zanna naik kembali ke atas. "Za, kita makan dessert dulu yuk," ajak Marcel seraya menunjunk kursi di ruang keluarga atas. Zanna menggelengkan kepalanya. "Aku mau tidur, rasanya hari ini begitu melelahkan," tandas Zana.
Lagi-lagi, Marcel hanya bisa terdiam Ia begitu gugup sekarang. "Gak mau nemenin aku minum kopi sambil ngobro?" Marcel masih berusaha membujuk Zanna
Hot Chapters