Here are 40 novels related to s/z for you to read online. Generally, s/z or similar novel stories can be found in various book genres such as Romansa, Thriller and Young Adult. Start your reading from Scorpio at GoodNovel!
Cup
"Apapun gue lakuin buat lo Regina Ancella," Rava bangkit dari ranjang UKS, ia mengacak rambut Regina dan berlari dari tempat itu sebelum perempuan itu marah dan mengamuk. Regina tersadar, ia menyentuh bibirnya merasakan sesuatu benda sempat menempel pada bibir Gina. Rava cowok itu yang sudah mencium Regina dalam hitungan detik.
Sosok pria tinggi yang berjalan di tengah kerumunan itu, membuat Naira megap-megap.
Tenang, tarik nafas, hembuskan. Tarik nafas, hembuskan. Ok Nai, sekarang waktunya pingsan. Hiks.
*****
Kafka melipat lengan nya di dada.
Fanna di buat kesal oleh Kafka, Kafka benar benar seenaknya. Padahal Fanna yakin dan tau bahwa Zanna tidak mengambil liontin nya itu.
"Kak aku gak ambil liontin kamu.." ucap Zanna pelan, dia menatap Kafka dengan dalam. Matanya yang sayu, bisa melihat seberapa banyak beban dia.
Kafka tertawa."Lah? liontin gue ada di tas lo. Itu tas lo kan?" tanya Kafka, dia mendekati Zanna, memberi tatapan yang tak kalah dalam dengan tatapan Zanna.
sahut Alfa membanggakan diri.
“Kok kamu tau sih ukuran baju aku?” tanyaku dengan wajah curiga. Jangan-jangan dia ada bongkar-bongkar ranselku?
“Yaelah, mudah banget tau. Badan kayak kamu yang mungil gini pasti ukurannya S.” jawab Alfa santai sambil bersedekap.
“Iya, juga sih. Pinter deh Alfa.” ucapku sambil menepuk-nepuk lengan kanan Alfa.
Zee ingin segera mengakhiri pembicaraan dan mematikan ponsel biar Rai tidak bisa melacak keberadaannya.
“Hei.. ntar dulu apa. Main udahan aja.” Zack terdengar sebal.
“Udah pokoknya siap-siap. Telpon mau gue matiin, keburu nol nanti susah dinyalain.” Zee langsung menutup pembicaraan dan mematikan ponsel.
Dena melirik Zee, Lagi-lagi ia heran melihat ulah sahabatnya yang biasa cuek dan masa bodo. Kali ini ia benar-benar tampak aneh di matanya.
Dilihatnya kedua kertas itu secara bergantian dengan seksama.
Isi dari kertas itu terlihat sama persis, hanya saja di kertas sebelah kanan terdapat tambahan masing-masing satu angka dalam dua kotak besar permainan. 1 dan 4. Tepatnya pada kotak ke-3 dan ke-5, jika diurutkan dari kiri semua juga atas ke bawah.
Bunyi notif pesan kini mengubah atensi pemuda itu. Layar ponsel berwarna silver yang terletak di samping kertas sudoku mengeluarkan cahaya, lalu cahayanya meredup.
echan
:> 2^In
@ca_cangtip
:> di 2^In itu sakit
@go_dzilla
:> HALLO CURUT CURUT UBAB NYA ZILLA
@Al_oemah
:> mw crht
@go_dzilla
:> jangan singkat singkat ih gue gak paham
@ca_cangtip
:> di 2in
@Al_oemah
:> gw mw crht klw td rmah gw d trr g tw sm spa udh gt aj
@go_dzilla
:> martin mana martin sini ambil nih human buat darah tinggi aja kerjaan nya
kan udah di bilang jangan singkat typing
Selin terus berdoa dalam hati.
Tiba-tiba, dari balik kabut, muncul bayangan merah—lampu rem mobil di depannya. Jarak yang tadinya ia kira masih lima puluh meter ternyata hanya beberapa meter saja. Selin menginjak rem sekuat-kuatnya, tapi sudah terlambat.
BAM!
Benturan keras mengguncang seluruh tubuhnya. Sabuk pengaman menahan dadanya, tapi kepalanya terbentur ke setir dengan kuat. Suara dentuman itu diikuti derit logam dan kaca.
10832 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as s/z
Yusuf tampak ingin susananya menjadi lebih rumit.
"Kamu ya, kalau bicara nggak pakai mikir!" Marisa berbicara, melawan Yusuf yang berada di depannya.
"Sudah-sudah, sekarang kita cari Zahra. Kalian bertiga jangan ribut."
"Baik, Uztadzah," ucap mereka bertiga serempak.
*****
Sementara di jalanan, Zahra bingung harus kemana. Ia berusaha menjauh dari semua orang. Tasnya yang besar membuatnya merasa sakit di kedua pundaknya.