DIPANDANG HINA KARENA JANDA
Tidak hanya sales kendaraan bermotor, di kiri kanan mereka juga banyak penjual makanan, minuman, hingga mainan anak.
Sabrina mulai merasa kurang nyaman. Pasalnya, mereka memperhatikan Sabrina dari ujung kaki sampai ujung kepala.
"Makasih infonya, Bang. Saya minta brosur, ya? Kalau jadi, nanti saya hubungi," kata Sabrina seraya mengambil selembar brosur yang memang disediakan di meja.
"Eh, mau ke mana sih, Neng? Buru-buru amat." Sales pertama menahan pergelangan tangan Sabrina. Sales kedua pun turut menghalangi jalan dan memberi kode agar Sabrina kembali ke stand mereka.
Hot Chapters