Pekerjaan Sebenarnya Suamiku
Aku begitu khawatir sampai-sampai tak sabar rasanya ingin menanyakan tentang keberadaannya.
“Mas di rumah sakit sayang.”
Rumah sakit? Siapa yang sakit? Seketika dahiku mengerut pertanda bahwa aku tengah kebingungan.
“Penyakit Safna kambuh lagi, Dek. Jadi, Mas terpaksa nemenin dia di sini. Mas janji secepatnya akan pulang, Sayang. Kamu baik-baik di rumah ya. Assalamualaikum.”
“Tapi, Mas..., Mas..., hallo, Mas. Mas, hallo...”
Chapitres populaires