Pengorbanan Cinta Sang Letnan
] suara Lara tertahan, memperhatikan wajah suaminya dengan seksama.
[Mas sakit?] Wajah Lara berubah kuatir.
[Sakit?] Rey pura-pura bertanya.
[Wajah Mas pucat, seperti orang sakit gitu, Mas sakit?]
[Iya, Mas sakit karna nahan kangen sama kamu, Dek,] canda Rey, berharap Lara tidak terlalu mempersoalkan wajahnya yang pucat.
[Mas aku serius, Mas!]
[Serius. Mas nggak kenapa-napa Dek, cuma kurang tidur dua hari ini karna orang mabuk, juga karna mikirin kamu.]
Hot Chapters