Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Jelas Mas Gala. “Eh, astaga. Maaf maaf banget.” Ucap Lara, “Lara tidur dari pagi sampai sekarang baru bangun Mas.” Lanjutnya. “Kenapa? Lara sakit?” Tanya Mas Gala yang mulai panik. “Iya, Mas. Lara positif terjangkit.” Jawab Lara, “Tapi Mas Gala tenang aja …” Ucapa Lara segera diputus oleh Mas Gala.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai sakit mas
Baca
+Pustaka
JADI TETANGGA MANTAN

JADI TETANGGA MANTAN

Tapi kenapa masih penyakitan? Jangan-jangan memang penyakitan beneran ini mah! "Kenapa Ma?" tanya Mas Pras khawatir. Dia yang akan bersiap berangkat kerja, memeriksa kondisi tubuhku dengan menempelkan tangan di dahiku. "Enggak tau Pa, sepertinya sih, masuk angin gara-gara waktu itu kelamaan pake AC di bis!" tebakku asal. Kuambil minyak kayu putih di kotak dan mengusapnya ke dada untuk meringankan mual.
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai sakit mas
Baca
+Pustaka
SAAT KU TAK LAGI DIHARGAI

SAAT KU TAK LAGI DIHARGAI

"Ibu sakit, Mas. Aku minta ijin pulang ya?" pintaku saat menghampiri tempat duduknya. "Sakit apa?" tanya mas Bram yang sedang duduk-duduk di teras rumah bersama ibu dan dua adik perempuannya, bahkan tanpa menoleh sebentar pun ke arahku. "Aku belum tau, Mas. Barusan mba Santi ngasih kabar katanya semalem ibu pingsan, tapi katanya udah dibawa ke klinik."
8.8203.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.9K kali sebagai sakit mas
Baca
+Pustaka
AKU LELAH, MAS!

AKU LELAH, MAS!

kata mas Deni. Tiba-tiba Surya mendekati Arya. "Bapak kenapa? mananya yang sakit? " Surya bertanya polos. Mata mas Arya tampak berkaca-kaca. "Bapak sekarang kakinya tinggal satu, nggak bisa nemenin Surya main bola lagi." Kata mas Arya sesenggukan. "Tapi bukankah selama ini memang bapak jarang main sama Surya? Surya selalu main bola sama ibu," sahut Surya.
8.520.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 517 kali sebagai sakit mas
Baca
+Pustaka
Aku Istri yang Tidak Dianggap

Aku Istri yang Tidak Dianggap

tanyanya lembut. “Badanku rasanya sakit semuanya, Mas! Kepalaku pusing sekali,” “Sabar, ya, tadi dokter sudah periksa kamu, tidak ada masalah serius yang terjadi, tadi juga sudah diberikan obat pereda sakit yang dimasukan melalui cairan infus. Kamu kenapa bisa mengalami hal kayak tadi?”
9.5129.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai sakit mas
Baca
+Pustaka
Kuserahkan Suamiku Kepada Pelakor

Kuserahkan Suamiku Kepada Pelakor

Sakit banget rasanya, Ma. Bersambung.
118.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 690 kali sebagai sakit mas
Baca
+Pustaka
Balasan untuk Suami Hidung Belang

Balasan untuk Suami Hidung Belang

Amarah mulai meluntur dan menjadi rasa iba. “Mas, bangun Mas? Kamu sakit ya?” Inggit cemas memegang nota. “Hmm.” “Jawab Mas, kamu sakit apa? Ini kok ada nota dari apotek?” “Anuku sakit.” “Anu apa Mas?” “Iya anu ... anuku ....” Inggit menautkan kedua alisnya. “Apa Mas? Anu apa?” “Burungku sakit loh, sayanggg.” “Kok bisa Mas, liat!” Inggit pura-pura panik. Ia tahu pasti kejantanan suaminya sakit karena ulahnya yang mengandangkan burung seenaknya.
1011.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 436 kali sebagai sakit mas
Baca
+Pustaka
I LOVE YOU, SERSAN SIDDIQ

I LOVE YOU, SERSAN SIDDIQ

Biarpun suami sendiri tapi malunya sampai keubun-ubun. "Enggak ngeledek, Sayang. Mas serius bertanya apa enggak sakit? Kemarin kata Adek sakit bagaikan digigit macan?" Aku menggeleng pelan. "Sakit sih sakit. Tapi enak. Hehehe. Lagian sakitnya hanya sebentar aja kok, Mas." "Berarti sekarang bisa nambah lagi dong!" Mas Siddik merangkul tubuhku dan mengukungnya.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai sakit mas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status