Kama Sutra
Setelah pelayan pergi, Kama mulai membuka suara.
“Becca, aku tidak bisa menyembunyikan sesuatu padamu. Sejak tiga hari yang lalu, sakit perutku semakin parah. Terkadang aku harus berhenti bekerja dan berbaring di kamar selama berjam-jam. Kemarin pagi, saat aku sedang di kamar mandi, aku tiba-tiba merasa ingin muntah dan … darah keluar bersama dengan muntahanku,” ujar Kama dengan suara yang hampir terdengar berbisik. Keringat sudah mulai muncul di dahinya akibat rasa sakit yang kembali menyerang.
Sikat na Kabanata