Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu
Melihat penampilan Bening yang berantakan, wajahnya yang lesu, badannya yang lemah, serta air mata yang masih menggenang di pelupuk matanya membuat Kalingga jadi kasihan.
Kalingga mendesah panjang. “Pergilah,” katanya.
Bening mengerjap-ngerjap bingung. “Hah? Pergi apa?”
“Kamu nggak usah ganti rugi kaca mobil saya, silakan pergi.”
Bening kaget. Bukankah tadi Kalingga bersikeras supaya Bening mengganti kaca mobilnya? Bahkan Bening mau mencicil saja tidak diperbolehkan.