Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kesayangan Tuan Arogan

Istri Kesayangan Tuan Arogan

Nia penasaran. “Kayaknya enggak kak. Cuma lagi pengen makanan di tempat langganan aku aja.” Olivia tersenyum tipis. “Makanan apa Liv?” “Bakso beranak, hee...” Olivia nyengir. “Bakso beranak? Kamu lagi pengen makan bakso kayak di Indonesia? Di sini ada kok jual. Kamu mau?”
9.972.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai seolah
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta di Balik Peluru

Takdir Cinta di Balik Peluru

Sonya mengingat-ingat. "Simple dan praktis, ya!" lanjut Adrianna sambil memasukan segulung isi soun, telur dan ayam pedas ke dalam mulutnya. "Ini enak sekali!" Adrinna memasukan lagi sebuah ke dalam mulutnya. "Benarkah? Ahhh, ya…namanya Gimmari. Memang gorengan dari Korea." sahut Sonya. "Huum!" Adrianna mengangguk kemudian mematikan alat penanak nasi karena nasinya sudah matang.
892 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai seolah
Baca
+Pustaka
Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa

Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa

Cinta Satu Malam - Pesona Om Bujang Lapuk (54) Al dan Dina menyambut pagi dengan bersemangat, karena hari ini mereka memutuskan untuk berkeliling ke beberapa destinasi wisata di Seoul. Sebelum berkeliling Seoul, tak lupa mereka mengisi perut terlebih dahulu di restoran tempat mereka bermukim, kali ini Dina memilih menu Kimchi Bokkeumbap alias nasi goreng kimchi, sedangkan Al hanya mengikuti selera istrinya, sebab pengetahuannya akan menu makanan korea begitu minim.
9.965.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai seolah
Baca
+Pustaka
Suami Sempurna Untuk Olivia

Suami Sempurna Untuk Olivia

Olivia mengangguk setuju, lagipula ia juga bosan jika terus berdiam diri di kamar. Soraya menaruh semua bahan masakan di depan Olivia. "Bi, ini kunyit ya?" tanya Olivia penasaran. Soraya memperhatikan benda yang di tunjuk Olivia. "Bukan, itu jahe." Olivia hanya mengangguk cepat. Ia kembali memperhatikan bahan lainnya. "Kalau ini?" "Itu lengkuas," beritahu Soraya lagi. Olivia menggarukkan kepalanya yang tidak gatal. Entah kenapa semua bahan tadi terlihat sama di matanya.
10506 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai seolah
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
Maufy Izha
Ceritanya menarik, biasanya kalau perjodohan cowoknya yang dingin dan nyebelin, ini ceweknya yang nolak, kayaknya Julian yang jatuh cinta duluan, tapi Olivia yang bakalan lebih bucin wkkw lanjut Thor semangat updatenya yaa
Celine Alo08
Apakah Olivia punya seseorang dihatinya? Nenek pernah bilang jangan memberikan hati untuk orang yang belum selesai dengan masa lalunya, jadi Julian jangan sedih ya, aku akan mengenalkanmu pada Naomi heeheh ...
Baca Semua Ulasan
Obsesi Suci

Obsesi Suci

Aku menusuk pelan lubangnya yang lembap dari balik kain pakaian dalam, jemariku menyapu bagian sensitif di depannya. Tina memekik pelan, hampir kehilangan keseimbangan. "Suka sensasi seperti ini?" "Emm, ah! Suka ... ah! Paman ...." "Bagaimana, apa ini sangat besar?" Aku sengaja menyentakkan alat itu ke perut bawahnya. "Mau merabanya nggak?" Dia terombang-ambing oleh benturanku, mengeluarkan desahan yang menggairahkan. Aku menggenggam tangannya dan meletakkan tangannya tepat di atas alat yang sudah siap meledak itu.
131.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai seolah
Baca
+Pustaka
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Dari toko tahu: "Maaf, saya lagi sibuk ngurusin harga kedelai. Lagian, konferensi itu di dalam ruangan, kan? Saya sudah lupa cara pakai baju bagus." Dari penjual jamu: "Ikhlas, Bu. Yang penting ikhlas." Selir Hui: "IKHLAS APA? GUE BUTUH KATA-KATA, BUKAN WEJANGAN!" Dari pelabuhan: Malah diberi pamflet jasa angkut. 🎯 TINGGAL SATU: ONG BWEE Kiat Seng: "Bu... tinggal Ong Bwee." Selir Hui: (diam) "Ong Bwee..."
461 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai seolah
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Matanya meneliti satu per satu produk yang tersusun rapi di sana. "Coklat atau strawberry, As? Atau mau ini nih? Yang rasa jeyuk?" Suara Bayu membuat beberapa orang menoleh ke arah mereka lalu tersenyum. Begitupun Asih yang merasa hangat menjalar di wajah dan tubuhnya, hingga tak sadar membuat kedua pipinya merah bak udang rebus. Bayu meletakkan beberapa kotak susu dengan varian beragam. "Biar nggak bosen sama satu rasa," ucapnya kembali mendorong kereta belanja itu ke arah lain.
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai seolah
Baca
+Pustaka
OBSESI BARA

OBSESI BARA

Mana dia hanya kenal dengan dirinya saja lagi. Yah. Teman Laila ini berasal dari Korea Selatan. Kota Seoul yang terletak di Korea. Kenapa Laila kenal kepada dia? Karena setelah kelulusan S1 di Indonesia, Laila melanjutkan study kuliahnya di negara lain yakni Amerika. Dan kebetulan selama study itu, dia--lelaki itu memang menjadi teman Laila. Hingga kini menjadi teman yang paling akrab dengannya.
1027.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai seolah
Baca
+Pustaka
Om-Om Pilihan Papa

Om-Om Pilihan Papa

Kalau begini adanya sih, memang selera om-om kaya raya. Usai membayar, kami bergerak untuk masuk ke dalam mobilku, menuju rumah. Om Bian, kami datang. ^^^^^^^ "Itu cowok 33 tahun yang mau dijodohin sama kamu?" tanya Mbak Mawar, kami tengah duduk santai di ruang tamu. Sembari minum dan memerhatikan Om Bian yang baru saja masuk dari celah pintu. "Iya." "Kayak ... aktor Korea ya? Ji Chang Wook."
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai seolah
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Polos Pak Boss

Ibu Susu Polos Pak Boss

ujarnya, sok merendah. Nayla memutar badan dan menatapnya tajam dari jarak hanya beberapa senti. “Oh, kalau itu benar, ya sudah jelas lah, Leo...” katanya sambil membelai dada Leo. “Jelas aku bakal pilih Oppa Korea yang ganteng kayak Cha Eun Woo. Masa udah cantik, tajir melintir, masih mau sama om-om lokal?” Nayla terkekeh, menutup wajahnya dengan selimut. Leo pura-pura terkejut. “Eh, apa kamu bilang, anak kecil?” serunya, menarik selimut Nayla. “Sini, biar aku kasih tahu kehebatan om-om lokal."
9.8134.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai seolah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status