Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Paman, Beraninya Mencampakkan Mommy!

Paman, Beraninya Mencampakkan Mommy!

“Lihat ke kakinya!” Rosa berbisik pada Kae ketika mereka melewati seorang pria yang duduk dengan majalah bisnis menutupi wajahnya. Mata Kae terarah ke sepatu berwarna hitam mengkilap yang dipakai pria asing ini. Tidak ada yang aneh, sama seperti sepatu pengusaha lainnya. Tapi bisa dipastikan kalau sepatu itu harganya mahal.
101.0K viewsOngoingAdded to Library 20 Times as sepatu karet
Read
+Library
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Randu mengulas senyum. Sepatu datar berwarna hitam dengan aksen tali. Rasanya mata dan hatiku menghangat. Aku pun segera memakainya yang pas di kaki. "Itu sepatu harganya murah, Mbak. Semoga nggak lecet," imbuh Randu. "Seharusnya buat beli sepatu untuk sekolah ...." ujarku lirih. "Nggak apa-apa, Mbak. Sepatu bekas dari Bu Rena awet, kok." Kembali Randu tersenyum.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as sepatu karet
Read
+Library
Merajut Asa

Merajut Asa

Stiletto : hak sepatu tinggi berbentuk lancip dan panjang. 2. Sepia : warna kecokelatan, campuran dari merah, hijau, dan biru, sering disebut juga sebagai reddish-brown color. Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99;
1062.4K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as sepatu karet
Show Reviews (64)
Read
+Library
Moy
Terima kasih sudah membuat bacaan yang luar biasa. Saya benar2 hanyut dalam ceritanya, karena ceritanya benar-benar hidup, tidak mudah ditebak dan pembaca bisa merasakan dilokasi yg ada dalam cerita. Sungguh serasa baca living books dengan asupan subjek bidang psikologi. Dan ternyata ini kisah nyata
asta
Hampir satu tahun istirahat, jeda di Bab 68. Begitu balik untuk menyelesaikannya, untuk mengisi waktu berpuasa, ternyata isi ceritanya berubah. Saya belum menyelesaikan cerita sebelumnya. Saya mengingatnya tentang seorang ibu satu anak yang diceraikan dan tinggal bersama keluarga Swedia di US. (-_-)
Read All Reviews
Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku

Satu Malam Panas Dengan Adik Iparku

Rendra mengeluarkan kotak sepatu dan membukanya untuk diperlihatkan kepada Lirea, "Yang merah itu sepatu hak tinggi. Kalau sedang hamil tidak boleh memakainya terlalu lama. Pakai saja saat pendaftaran pernikahan. Yang sepatu datar ini bisa digunakan setiap hari." "Oh..." Lirea menganggukkan kepalanya dan melihat ke arah kotak perhiasan yang ada di dalam tas tersebut. "Ini juga pelengkap biasa. Aku tidak tahu kamu suka atau tidak."
102.1K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as sepatu karet
Read
+Library
Si Tampan yang Posesif

Si Tampan yang Posesif

Diandra menggeleng, bibirnya mengerucut sempurna. “Terus kamu maunya gimana?” Tidak ada jawaban. Kara tersenyum tipis sebelum melepaskan satu per satu sepatunya, lalu perlahan memakaikannya di kaki Diandra. “Pake ini, biar kaki kamu nggak sakit lagi,” ujarnya pelan. Diandra melongo, tidak percaya Kara akan melakukan hal ini untuknya. “Tapi kamu gimana? Kaki kamu sakit nanti kalo jalan nggak pake sepatu?”
104.5K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as sepatu karet
Read
+Library
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Dedaunan di dahan pohon-pohon di pekarangan itu turut melambai, seakan-akan tengah menari terdorong angin sebelum tiba saatnya mereka gugur ke bumi. Aku melangkah hati-hati menaiki bukit di sebelah kanan villa. Beratnya ransel yang disampirkan di punggung, membuat gravitasi bumi menguat untuk menarikku ke bawah. Sepatu boot cokelat yang digunakan juga sudah terbenam beberapa kali di berbagai titik lumpur, dan memaksaku untuk mengingat bila nanti harus membeli sepatu karet, seperti yang biasanya dipakai pak Tono bila tengah berkebun.
95.5K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as sepatu karet
Read
+Library
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Sandal jepit karet Citra bergesekan dengan paving block yang berlumut, sementara sepatu pantofel kulit Raka mengetuk permukaan yang sama dengan bunyi klik yang presisi. Raka melangkah di sampingnya tanpa menoleh. Pria itu tidak lagi mengenakan hoodie abu-abu yang pernah terkena cipratan lumpur got, atau celana santai yang pernah ia pakai saat makan nasi goreng di pinggir jalan. Ia telah kembali ke pengaturan pabriknya. Setelan jas hitam pekat membalut tubuh jangkungnya tanpa cela. Dasi sutranya terikat sempurna. Ia kembali menjadi mesin korporat yang dingin, tak tersentuh, dan steril.
773 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as sepatu karet
Read
+Library
Pengantin Polos untuk Penguasa Kejam

Pengantin Polos untuk Penguasa Kejam

"Gesek! Gesek semuanya! Jangan sisakan satu perak pun dari kekayaan pria kaku itu!" Setelah dua jam berkeliling butik pakaian dan tas, Gio menarik lengan Aira menuju sebuah toko sepatu legendaris yang koleksinya sangat eksklusif. Lokasinya berada di sudut yang lebih tenang dari mall tersebut, dengan etalase kaca yang memajang sepatu-sepatu dengan kristal yang berkilau di bawah lampu sorot. "Sepatu adalah fondasi, Sayang," ujar Gio saat mereka masuk. "Mahasiswi baru butuh sneakers kulit yang elegan untuk ke kampus, dan stiletto cadangan untuk acara formal mendadak."
9.985.8K viewsOngoingAdded to Library 2.0K Times as sepatu karet
Read
+Library
AFTERFALL

AFTERFALL

“Kau akan menyadari kemampuan luar biasa ku saat tiba di ujung, Putri.” Kaki jenjang Pangeran Cliftone yang terbalut sepatu boot berbahan karet di bagian alasnya serta kulit kuda yang diwarnai hitam mengkilap menghasi sisanya itu berjalan tanpa kesulitan. Bahkan pria itu tidak perlu memelankan langkahnya. Ia berjalan dengan kecepatan normal tanpa sedikit pun terpeleset kecil lantaran lumpur yang licin.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 301 Times as sepatu karet
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status