Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

"Ambil! Jangan berpikir! Rasakan!" Leo, didorong oleh sebuah tekad baru, berlari ke bengkel kayu. Dia kembali dengan membawa seikat potongan kayu sisa, kawat, dan piringan logam. "Kita bisa membuat instrumen! Sekarang juga! Jangan peduli dengan kesempurnaannya! Peduli dengan suaranya!"
929 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai sepotong kayu lirik
Baca
+Pustaka
Perempuan Berkhodam Pesinden

Perempuan Berkhodam Pesinden

"Lingsir wengi sliramu tumeking sirno Ojo tangi nggonmu guling Awas jo ngetoro Aku lagi bang wingo wingo Jin setan kang tak utusi Dadyo sebarang Wojo lelayu sebet Tak utusi dadyo sebarang Setan, jin, pocong, danyang Dak lingsirake, dak gubahake Lir sedhoyo lelampahan Tak jaluk ojo marani Setan, jin, pocong, danyang Lir sedhoyo, ojo tangi
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai sepotong kayu lirik
Baca
+Pustaka
GADIS DESA PENAKLUK HATI TUAN MUDA

GADIS DESA PENAKLUK HATI TUAN MUDA

Suasana semakin romantis ketika Junot mengambil gitar yang memang sudah disiapkan sebelumnya oleh pelayan restoran. “Aku punya kejutan lain untukmu, Lilian. Ini lagu spesial yang ingin aku nyanyikan untukmu,” ujar Junot sambil tersenyum penuh arti. Junot mulai memetik gitarnya dan menyanyikan lagu berjudul “Semata Karenamu” yang dipopulerkan oleh Mario G. Klau. Suara Junot yang merdu, dipadukan dengan petikan gitarnya yang indah, membuat Lilian terpesona. Lilian menatap Junot dengan penuh kekaguman, merasa begitu istimewa dengan perhatian yang diberikan Junot padanya.
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai sepotong kayu lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status