Legenda Pendekar Biru
Pujangga bangun tidur tiba tiba ada bekas cakaranbau bangkai di kamarlintang kemukus dini hariulat kecil di kasur
Tidak ada apa-apa di sana selain meja kayu sederhana yang di atasnya terdapat sebuah poci tanah liat lengkap dengan cangkir berbahan bambu.
Ada juga sepasang pedang lusuh yang menempel pada salah satu dinding dengan posisi menyilang sehingga tampak seperti hiasan.
Tapi Lintang tidak peduli, dia kini sedang menitikan air mata teringat dengan semua kenangan keluarganya.
Lintang belum sadar bahwa dirinya hidup kembali dan sedang berada di tubuh seorang anak kecil.
“Ayah, ibu, Sari, Tari, Rani, Rara,, Arga, Sugi, Ayu, bagaimana keadaan kalian?” ucap Lintang lirih dipenuhi linang air mata.
人気のチャプター