Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

Labuan Bajo, 2041. ​Sepuluh tahun adalah waktu yang cukup untuk mengubah retakan menjadi taman. Pagi ini, udara Bajo terasa begitu manis, seolah-olah laut sengaja mencuci dirinya sendiri untuk menyambut fajar yang baru. Aku berdiri di beranda rumah panggung kami, menghirup aroma kopi robusta yang bercampur dengan harum mawar merah yang mekar sempurna di sepanjang pagar. Mawar itu bukan lagi mawar hitam yang menyeramkan milik Maria; mereka adalah mawar merah darah yang segar, ditanam di atas tanah yang dulu pernah hangus terbakar.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as sepucuk angpau merah
Read
+Library
Sang Kekasih Berambut Merah

Sang Kekasih Berambut Merah

Untuk beberapa alasan tak wajar, Ia terlihat lebih memesona dari biasanya. Ketika nampan itu mendekat, ia akhirnya bisa melihat apa yang ada di atasnya: sebotol anggur merah, dua gelas anggur, piring tinggi berisi camilan lezat dan buah-buahan mahal, dan sepiring steak daging sapi yang diiris rapi, dipanggang dengan sempurna.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as sepucuk angpau merah
Read
+Library
Gairah Sahabat Suami

Gairah Sahabat Suami

Warna merah itu terlihat jelas di pelupuk matanya. Hah, syukurlah, aku yang pertama, Siput. Aku benar-benar takut kehilangan dirimu. Err tersenyum sumringah saat ia benar-benar melihat warna merah itu merembes perlahan ke sprei. "Ahhh ahhh ummm ini nikmat banget, sayang, ahh ahhh emmm ahhh!" rancu Err makin menggejot benda berurat makin lama makin kuat.
14.9K viewsCompletedAdded to Library 328 Times as sepucuk angpau merah
Read
+Library
Suamiku Bocil Tajir

Suamiku Bocil Tajir

"Berhenti minta maaf! Aku gak apa-apa. Sudah aku bilang, aku senang kita datang kesini. Lagipula tempat ini indah. Matahari terbenamnya indah. Bukit kecil di ujung sana juga cantik." "Pulau merah," koreksi Elang merujuk pada sebuah bukit menjulang yang berada di sisi kiri pantai. "Biasanya saat air surut, orang-orang bisa berjalan kaki bermain ke sana. Sayang kita tiba terlalu malam, besok kita coba saat air surut."
108.6K viewsCompletedAdded to Library 342 Times as sepucuk angpau merah
Read
+Library
Mengharap Cinta Sepupuku

Mengharap Cinta Sepupuku

Ucapnya Dengan gemas Deg Nia di buat semakin malu dengan ucapan Revaldo barusan. Meskipun setelah Valdo mengucapkan kata-kata pedas itu akhirnya Segerombol pengunjung tadi tak lagi berani menatap ke arah mereka. Bahkan ada beberapa dari mereka memilih pergi karena malu. "Sudah jangan menutup wajahmu lagi, lebih baik kau kita selesai kan urusan kita sekarang! "
103.9K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as sepucuk angpau merah
Read
+Library
Pesona Tampan Papa Angkat

Pesona Tampan Papa Angkat

"Ahh papah, sssttthhhhh," Terdapat banyak bekas-bekas merah dileher Bianca akibat hisapan Emmanuel, ciuman itu pun semakin turun meninggalkan leher Bianca dan berlabuh dikedua payudara sintal berukuran besar milik Bianca. "Bi aku juga butuh susumu!" "Ahhhh Papah eunghtttt,,"
8.715.1K viewsCompletedAdded to Library 422 Times as sepucuk angpau merah
Read
+Library
Perjalanan Sang Perukiyah

Perjalanan Sang Perukiyah

Kemudian mereka turun dan langsung menuju tempat yang di mana Agus mempersembahkan janinnya dulu. Namun, kosong. Mereka tidak menemukan siapapun di sana. Hanya ada sebuah makam yang terlihat sudah sangat tua. Kemungkinan, makam itu disakralkan oleh warga sekitar. Terlihat dari banyaknya bekas bunga tujuh rupa, sesaji, dan bekas dupa. "Nggak ada siapapun. Ke mana mereka membawa Anin?" Sumi pun semakin mencemaskan Anindita. Pikirannya sudah ke mana-mana.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 26 Times as sepucuk angpau merah
Read
+Library
Kupu-Kupu Malang

Kupu-Kupu Malang

Eric terlalu malu menunjukkan wajah merah padamnya. Mulut Eric membuka dan menutup tanpa suara. Ia ingin mengatakan sesuatu, tetapi bibirnya terasa kelu. Detak jantungnya sangat cepat seperti akan meledak. "Aku ... aku ... akan ... menikahimu," ucap Eric terputus-putus dan bernada kaku saking gugupnya.
1045.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as sepucuk angpau merah
Read
+Library
Si Buta Dari Sungai Ular

Si Buta Dari Sungai Ular

"Memalukan! Tampangnya saja yang angker! Tapi menghadapi pemuda dungu itu tak becus!" Sebuah suara yang memerahkan telinga terdengar, disusul berkelebatnya dua sosok bayangan berjubah merah dari arah samping. Sepasang mata bulat Datuk Wanoro makin berkilat-kilat penuh kemarahan. Dua sosok yang kini berdiri tak jauh dari tempatnya berusia sekitar empat puluh tahun. Mereka mengenakan jubah berwarna merah darah. Yang sebelah kanan adalah lelaki bertubuh tinggi besar. Wajahnya kasar penuh benjolan kecil. Sepasang matanya tajam. Hidungnya besar dengan kumis lebat melintang. Rambutnya panjang sebahu. Ia tak lain dari Badar Angin. Sosok di sebelah Badar Angin juga lelaki berjubah merah darah. Tubuh
1052.5K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as sepucuk angpau merah
Show Reviews (26)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
INovel terbaru saya PENDEKAR KERA SAKTI Baraka adalah SANG PEWARIS PARA DEWA yang telah diramalkan kelahirannya sejak Seribu Tahun Yang Lalu. Baraka memiliki takdir yang akan menjadi ujian bagi dirinya untuk naik kelangit dan menjadi seorang dewa. Baca kisahnya dalam : PENDEKAR KERA SAKTI
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Read All Reviews
Istri Tanpa Suami

Istri Tanpa Suami

Puk Puk Puk Tiga buah apel merah yang matang, jatuh di lantai rumput dan menggelinding mendekati jendela tempat ia berdiri saat ini, Ami mengerutkan keningnya," tiga apel? Apa maksudnya?" ****
9.9169.3K viewsCompletedAdded to Library 5.6K Times as sepucuk angpau merah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status