Suamiku Menghinaku Seperti Sapi Perah
Pemuda itu dengan mudah mencengkeram pergelangan tanganku dan mengangkatnya ke atas kepalaku.
Tangan lainnya bergerak lancang di pinggangku. Lalu menyusup masuk dari balik keliman baju, meremas kulit di baliknya dengan berani.
"Bu Merry, aku mohon padamu."
Suaranya penuh godaan, hampir menghancurkan akal sehatku.
"Pak Harvey bertanggung jawab memberikan ilmu padaku. Jadi, apa Bu Merry bisa memberiku yang lain?"
Tangannya akhirnya berhenti di dadaku yang penuh.
Dengan putus asa, aku menyadari bahwa akibat perbuatannya, ASI-ku yang memancar deras telah membasahi jari-jarinya...