Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Unperfect Story

Unperfect Story

Owen hanya tersenyum mengejek sebelum memutar badan dan melarikan diri. "Brengsek! Jangan lari!" "Woi berhenti! Dasar pengecut!" "Bajingan, tangkap dia!" Hahaha .... Owen tertawa lebar sambil tetap terus berlari. "Kalian aja main keroyokan. Dan bilang kalau gue pengecut!" ejeknya. Ia melihat ke belakang melalui sudut matanya, sebelum tiba-tiba berhenti dan melakukan back kick (tendangan ke belakang khas taekwondo) yang menghujam tajam perut salah satu lawannya. Orang yang terkena tendangan itu langsung mengerang sakit seraya memegang perut.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai short comedy story
Baca
+Pustaka
Days to Remember

Days to Remember

Ani dan Ima tampak tersenyum bahagia, begitu juga Riski yang tadi berakhir memalukan diri sendiri dengan kalimat yang banyak salah pada pengucapannya. Aku menarik napas dan bersuara. "Ladies and gentleman. Let me tell you a story! Once upon time, there was a poor widow who had an only son named Jack. They were so poor that they didn’t have anything except a cow. When The cow had grown too old, his mother sent Jack to the market for sell it.”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai short comedy story
Baca
+Pustaka
Our Story

Our Story

Alias pendek. Daffa semakin tertawa lebar, dia selalu merasa gemas dengan kekesalan Aira yang menurutnya lucu di matanya. "Udah, ah. Jangan ngambek, dong. Gue capek traktir es krim mulu buat lo." "Lo juga yang mau." Aira berdecak, kini mereka sudah semakin dekat dengan tempat parkir. "Gue cuma mau karena lo yang mau," jawab Daffa santai. Lalu terkikik geli karena setelahnya Aira mendengkus keras. Bibirnya bahkan sudah maju beberapa senti.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai short comedy story
Baca
+Pustaka
My Friendship Story

My Friendship Story

Aku melirik ke arah lelaki itu dan ia mengangguk setuju. Saat di perjalanan sifat Chelsea yang polos dan tak ingin berhenti bicara membuat kami tertawa. Ia bercerita tentang dirinya yang begitu suka sekali dengan es krim, jatuh dari kubangan lumpur saat rekreasi, dan masih banyak lagi. Ya, percakapan yang sederhana namun berkesan.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai short comedy story
Baca
+Pustaka
OUR STORY

OUR STORY

Mereka saling memandang tanpa harus bicara mereka mengerti apa yang terjadi. "Jadi sedang apa kalian saat dipindahkan kesini?, kalau aku setelah beres mandi dan akan tidur tiba-tiba saja aku ada dihutan dan gelomboran serigala yang kelaparan berdiri tepat dihadapan ku, sungguh nasib yang sial." Arion dan Liora mendengarkan cerita Raymond dalam diam, mereka membayangkan betapa malangnya nasib Raymond, namun mereka pun sama sialnya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai short comedy story
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status