Surat dari Pasien Rumah Sakit Jiwa
"Iya, Yul. Sangat. Sejak SD aku ikut kakek dan nenek. Tapi aku bangga, karena nama mereka melekat padaku selamanya."
"Oh ya? Kalau boleh tahu, siapa nama orang tuamu?" tanyaku hati-hati.
"Namaku kan Adimas. Kepanjangan dari Adi, papaku dan Nimas, mamaku," tukasnya.
'Adi? Adi siapa maksudnya? Jangan-jangan Adi temannya Om Andri?'
Saat aku hendak membuka mulut, untuk menanyakan nama lengkap ayahnya, tiba-tiba ponsel Dimas berdering.