Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BATARI

BATARI

sahut Batari datar, suaranya sedingin uap es. Ia melangkah menuju mesin leg press. Batari memosisikan tubuhnya, punggungnya menempel kokoh pada sandaran kulit. Dengan ritme yang terkontrol, ia mendorong beban berat itu. Otot pahanya menegang, menciptakan lekukan kekuatan yang murni—sebuah visualisasi dari kemarahan yang ia salurkan ke tiap tarikan napas.
10428 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai silo
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Sementara sang anak masih saja mendekat dengan seringai yang menakutkan. Di saat yang sama, suara berdebam mengalihkan perhatian mereka. Siska beralih menghadap ke sumber suara, sebuah koper terguling di lantai kamar sang ibu. Benda itu berada di dekat lemari, bukan di atasnya. Siska mendekat, masih mengacungkan senjatanya. Dia menoleh cepat saat melirik gerakan ibunya yang berlari ke sudut lain.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai silo
Baca
+Pustaka
PARAMOUR

PARAMOUR

Ting tung ting tung ting tung Satu ikat bunga peony memenuhi tangan Nathan yang kini sedang menunggu dengan gusar di depan pintu. Kegelisahan seperti memenuhi pikirannya tak kala Vivian yang biasanya begitu cepat membukakan pintu, kini harus membuatnya menunggu. Semua karena rasa bersalahnya, ia mengakui kesalahannya dan ia ingin menyelesaikan semuanya. Sekali lagi Nathan menekan bel yang membuat sosok di balik pintu itu membuka pintunya dengan senyuman kecut.
544 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai silo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status