Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

bisik Silas pada angin. Tiba-tiba, ia merasakan sebuah getaran di saku celananya. Ia mengeluarkan sebuah perangkat Uplink kecil yang sudah retak—perangkat yang ia curi dari Lilia saat terakhir kali mereka bertemu di Old Seoul. Sebuah pesan pendek muncul di sana, tanpa nama pengirim, namun Silas tahu siapa yang menulisnya. KAMI TAHU KAU DI SANA, BESI TUA. TERIMA KASIH UNTUK PENJAGAANNYA. JANGAN LUPA MAKAN IKAN YANG SEGAR.
352 viewsCompletedAdded to Library 9 Times as silo
Read
+Library
SACRIFICE

SACRIFICE

First melotot seraya menepuk pelan dadanya untuk meminimalisir rasa sesak, bahkan matanya berkaca-kaca dan tenggorokan terasa sangat perih. "KAU GILA!?" First berteriak kencang saat rasa sakit di tenggorokan juga sesak di dadanya mereda. Tanpa memperdulikan pengunjung cafe yang menjadikan mereka pusat perhatian karena teriakan First, juga posisi mereka. Dimana Thana yang sedang meletakkan satu tangannya di puncak kepala First, sedang tangan satunya yang menopang tubuh di meja dan condong ke depan. Dengan jarak mereka yang tidak lebih dari lima belas senti.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as silo
Read
+Library
ALASKA

ALASKA

tukas Alaska Dan sontak keheningan melanda . ______
104.2K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as silo
Read
+Library
Wagiman

Wagiman

tanya Pak Sholeh dengan bercanda. “Hehehe iya pak, gimana kabarnya pak sehat?” tanya Sari ke Pak Sholeh. “Alhamdullilah mbak sehat, Mbak Sari sehat ya?” ucap Pak Sholeh. “Alhamdullilah Pak Sholeh saya sehat, makin rame ya pak,” jawab Sari. “Alhamdullilah mbak, Kasian Giman itu mbak sedih terus kalau Mbak Sari gak kesini, Giman lemes banget kerjanya,” ucap Pak Sholeh dengan bercanda.
9.29.1K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as silo
Read
+Library
Vila Melati

Vila Melati

Biar kapok merasakan senjata makan tuan. Setelah itu, lanjut menetralkan vila. Tak ada santet atau sihir yang mampu menembus vila. Jadi aku hanya membersihkan energi negatif yang masih tertinggal. Terdapat sisa-sisa kemarahan Nyi Roro Kidul pada kekasihnya saat bercinta. Aura pertengkaran antar karyawan saat bertugas. Ada juga jejak Atika saat mencuri dulu. Hawa vila lebih dingin usai kunetralkan.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as silo
Read
+Library
Mate

Mate

Akhirnya kami menyerah dan masuk kembali ke mobil. “Padahal terakhir kali aku kesini boleh lho, subuh.” gumam Mas Wira. Aku hanya mengamati Mas Wira. Nggak tau harus merespon apa. “Kita ke Puncak Becici aja dulu, deh.” “Itu tempat apa, Mas?” “Mirip sama Hutan Pinus Pengger.” jawab Mas Wira. Aku mengangguk-angguk. “Yaudah, kesitu aja Mas.”
103.8K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as silo
Read
+Library
Slave

Slave

Hasan hanya membalas sapaan Pete dengan senyuman tipis, atau lebih tepatnya berupa senyuman sinis penuh ke angkuhan. "Mau ku racikan minuman apa?" tanya Pete ramah. Hasan terlihat tertarik dan mengatakan minuman yang dia inginkan. "Aku ingin minuman yang dapat melumpuhkan segala ingatan buruk yang menyakitkan, bisa?" Pete tergelak saat itu juga, bartender tampan itu tak kuasa menahan gelak tawanya setelah mendengar ucapan Hasan.
9.8K viewsCompletedAdded to Library 314 Times as silo
Read
+Library
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Berada persis di tepi sungai Amandit. Sungai yang dipercaya masyarakat sekitar dihuni seekor naga. Konon, dahulu kala di sungai itu ada suami istri yang menjelma menjadi siluman naga karena telah memakan telur yang mereka temukan di sungai itu. Tanpa mereka tahu bahwa itu adalah telur naga. Setelah itu, terjadi perkelahian antara naga asli dan naga jelmaan suami istri pencari ikan. Sungai Amandit berubah berwarna merah, yang jadi pertanda bahwa suami istri itu kalah melawan naga. Akhirnya siluman naga itu harus meninggalkan sungai Amandit. Begitulah cerita yang beredar di masyarakat sana.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as silo
Read
+Library
Senandika

Senandika

Jevano : Liat aja hari Senin gimana Regar : Kita udah mau lulus, yakali pindah Mahesa : Liburan kali Haikal : Liburan mah harusnya izin Felix : Van sini nyusul lah, warkopnya Hasung Felix : Mabar kita Jevano : Otw Jevan mengunci layar ponselnya. Cowok itu kembali memakai helm, mengaitkan kedua kaitan sambil berpikir kemana perginya Shera yang tiba-tiba menghilang. Sebenarnya untuk seorang Shera yang sering bolos sih wajar aja sehari atau dua hari tidak ada kabar, tapi ini sampai tiga hari yang berarti benar-benar ada yang tidak beres. Nggak mungkin beneran pindah, kan? Setelah diam cukup lama di depan pagar rumah Shera, Jevan akhirnya melajukan motornya menuju warkop Kang Hasu
2.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as silo
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status