SELIR HATI
“Wahh, Nyonya, udah bangun? Saya kira masih tidur.”
“Nggak bisa tidur lagi,” jawab Gita sambil menyisir rambutnya. “Terlalu banyak mikir.”
Sari menaruh nampan, lalu ikut duduk sebentar. “Mikirin Baginda ya?”
Gita menatap Sari dengan wajah pura-pura datar. “Emang keliatan banget ya?”
Sari tertawa pelan. “Keliatan banget, Nyonya. Dari tadi senyum sendiri.”