Aku Istri yang Tidak Dianggap
sahut Safeea, kali ini beralih mendekati Adriyan, naik ke atas pangkuan suaminya dan berpelukan.
“Aku enggak cek siapa yang datang bertamu, karena kufikir kurir yang antar makanan, makanya aku langsung buka, taunya mas Damar. Maafin aku ya, Mas. Padahal kamu sudah rancang rumah kita dengan aman sekali, tapi karena aku ceroboh, jadi kebobolan, deh,” tutur Safeea, masih dalam pelukan Adriyan.
“Huftt …, jadikan ini pelajaran, Sayang! Jangan kamu ulangi lagi! Beruntung kamu bisa selamat kali ini. Aku tidak bisa membayangkan kalau kamu dan anak kita kenapa-napa,”