Rayuan Maut Para Tetanggaku
Aku teringat bagaimana liarnya dia di video-video miliknya, gerakannya yang penuh hasrat dan sangat agresif, tatapannya yang seolah menembus layar, dan suaranya yang lembut tapi menggoda.
Tanpa sadar, tanganku meraih ponsel, dan aku membuka situs itu lagi. Aku mencari akun milik Nadira yang memiliki nama “NadySas”.
Aku ragu sejenak, tapi jari-jariku seolah punya kehendak sendiri. Aku klik salah satu videonya. Di layar, Nadira muncul dengan pakaian minim, duduk di sofa merah yang kini kukenali dengan baik.