DIARY SKIZO
Mau tak mau harus tinggal sejenak sampai hujan sedikit reda, daripada basah semua.
"Mas, numpang duduk di sini dulu, ya? Ujan," izinku.
"Oya, silakan, Mbak."
Kulirik sekilas Si Mas yang sedang sibuk mengutak-atik komputer.
Hi hi hi bener lagi nih si Ratih, mas nya ganteng.
Jitak jitak! Kok jadi ketularan genit, sih, Rin! Memalukan.
Hujan deras di sore hari selalu berhasil membangkitkan kenangan masa lalu. Aroma petrikor menguar di udara, sangat tak kusukai.