Terjerat Pesona Mama Temanku
“Tadi, pas kita bergulat … baju Damar tersingkap. Aku lihat jelas tato di perut bagian kirinya.”
Sarah terperangah. “Tato?”
Adit mengangguk, wajahnya pucat tapi tegas. “Iya. Tato itu … aku ingat betul. Sama persis dengan tato milik ‘sponsor’ yang pernah kuceritain ke kamu. Sponsor laknat itu … yang bawa aku ke vila, yang … yang menghancurkan masa kecilku. Masa kecil Bela ... dan mungkin beberapa masa kecil anak panti lainnya," jawabnya dengan suara tercekat. Tubuhnya bergetar, bukan karena takut, melainkan karena amarah bercampur ngeri.