Wanita yang Kau Sakiti
"Belum terlalu lama, Pak. Mau lihat sapi. Ke mana, ya?"
"Memangnya, Neng Haya, nggak cerita?
"Cerita? Cerita apa, Pak?" Arik tak mengerti.
"Kan sapinya sudah dijual semua," jujur Pak Karta.
"Dijual? Kapan menjualnya, Pak?" Raut pria itu kaget sekaligus marah.
"Hari Rabu, kemarin, Kang. Saya kira tahu semuanya. Neng Haya yang meminta untuk dijual. Bapak kira telah berunding dengan Kang Arik." Pak Karta merasa tak enak dan serba salah.
Hot Chapters