Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Menikah dengan Pariban

Menikah dengan Pariban

Usul Artha diterima dengan baik oleh mereka. “Masa seharian ini kita di sana?” tanya Raisa karyawan Ai. “Ya enggaklah Rai, kita ‘kan bisa ke Gundaling, Pagoda, melihat pabrik susu sapi, ke kebun strawberry, dan setelahnya kita bisa ke Lau Sidebuk debuk, bagaimana? Cocok kam rasa?” ujar Sahrini. Sudah macam pemandu wisata saja dia bisa dihapal tempat-tempat wisata yang ada di Berastagi ini bah.
1010.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 281 Vezes como arti wayang gunungan
Ler
+Biblioteca
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

Dia sengaja menempuh arah berputar agar tidak terlihat oleh Bunda Dewi. Di atas punggung awan tunggangannya Dewi Awan Putih keluarkan dua mawar kuning beracun dari balik lipatan pakaiannya ”Bunda Dewi.." desisnya ”Jadi kau rupanya.. Sungguh aku tidak percaya.. Mengapa Bunda Dewi? Mengapa kau lakukan itu? Apa dosa pemuda itu terhadapmu?" *** Bintang berdiri di atas kepingan batu besar berbentuk perahu tertelungkup itu. Jauh di sebelah utara menjulang Gunung Patinggimeru.
9.5242.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 8.5K Vezes como arti wayang gunungan
Show Reviews (65)
Ler
+Biblioteca
KSATRIA PENGEMBARA
Terima kasih utk yg baru bergabung Yg belum baca Season 1 jgn lupa mampir y agar tahu jalan ceritanya dari awal penuh tantangan dan pertualangan Ksatria Pengembara harus menghadapi jago2 dari seluruh dunia yg namanya sudah melegenda seperti si budha hidup - ninja2 legendaris - saint emas dll trims
PANGERAN NAGA
Sayang untuk Fans lama jika KP harus tayang dari awal. Makanya dibuat 2 season. season 1 untuk fans KP yg baru season 2 untuk fans KP yg lama Season 1 di mulai dari chapter 1-87 season 2 dari chapter 88-dst jadi untuk yg baru baca harus dimulai dari season 1 nanti ceritanya akan nyambung
Read All Reviews
Pelukan Dingin Tuan Muda

Pelukan Dingin Tuan Muda

Pertunjukan sebentar lagi akan dimulai tapi tempat di sampingnya masih kosong tapi Laiba sedang tidak terburu-buru menunggu dengan sabar pemilik kursi di sampingnya. Setelah pertemuannya dengan Fang Laiba tidak langsung kembali akan tetapi menikmati waktu luangnya, suasananya di Jogyakarta begitu damai menurutnya meskipun ada banyak orang dimana-mana kini duduk di tengah begitu banyaknya orang untuk melihat pertunjukan wayang orang dengan alunan gamelan yang indah. Setelah waktu berlalu beberapa saat seorang dengan jas hitam duduk di sampingnya aroma dari laki-laki itu sudah dapat dikenali oleh penciuman Laiba, mereka berdua tidak ada yang memulai pembicaraan maupun sapaan keduanya fokus pad
1.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 52 Vezes como arti wayang gunungan
Ler
+Biblioteca
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Garis-garis irigasi mengalirkan air jernih dari Mata Air Gunung yang baru saja meluap, membelah lahan itu dengan presisi yang sempurna. "Ini..." Bonaga terpaku, suaranya tercekat di tenggorokan. Ia jatuh berlutut, menatap hamparan emas hijau yang melambai ditiup angin gunung. "Horas Debata Raja Mula Jadi Nabolon!" teriaknya pecah, memanggil nama Sang Pencipta dalam kepercayaan Batak dengan suara riang yang gemetar. "Mula Jadi Nabolon Mamborkati! Hita Diborkati! Hita Sude diborkati! (Tuhan Memberkati! Kita diberkati! Kita semua diberkati!)"
101.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 26 Vezes como arti wayang gunungan
Ler
+Biblioteca
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

ungkap Ajiraga. “Oh, jadi Mpu Sengkala itu adalahh bangsa Aria? Lalu kemana orang-orang Aria itu?” Tanya Macan Garung. “Orang-orang Aria itu sempat tinggal di sini membangun peradaban di Jawa termasuk tempat pemujaan di gunung Padang ini. Saat itu peradaban mereka sudah sangat maju, mereka tidak naik kereta yang digerakan oleh kuda atau sapi, lampu mereka tidak menggunakan api bahkan mereka bisa terbang mengarungi angkasa dengan burung besi. Kereta itu bergerak dengan sendirinya tanpa ditarik kuda, burung besi itu terbang tanpa bantuan kuda sembrani ataupun burung tetap digerakan oleh energi yang berasal dari batu yang kalian bawa itu. Namun ketika banjir besar menyapu, orang-orang Aria
1023.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 830 Vezes como arti wayang gunungan
Ler
+Biblioteca
Bara Dendam Sang Prabu Boko

Bara Dendam Sang Prabu Boko

Ia melesat laksana anak panah yang melesat dari busurnya, bergerak ke arah selatan, menembus pedalaman Kanigoro, menuju puncak Bukit Ngobaran yang menjulur curam ke samudra selatan, seolah bibir yang haus mencium gelora ombak. Di atas tebing cadas yang begitu terjal, di mana deburan ombak laut selatan yang kejam menghantam karang dengan amuk ganasnya, Kayuwangi menemukan sosok istrinya. Ron Ayu berdiri tegak di ambang jurang, mengenakan pakaian serba putih yang berkibar ditiup angin laut yang kencang, rambutnya terurai panjang laksana untaian benang sutra hitam yang ditarik dewa. Di sana, di atas bebatuan karang yang kasar, ia telah menyiapkan sesaji upacara Sati, sebuah ritual berbelapati k
101.8K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 48 Vezes como arti wayang gunungan
Ler
+Biblioteca
MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

MAHAPATIH DARI MASA DEPAN : Dark Romance di Istana Majapahti

Balairung agung telah disiapkan: hamparan permadani halus dari Palembang, bau kemenyan tipis, dan tirai sutra menggantung di sisi dinding. Arya Wuruk berjalan maju dengan langkah mantap. Ia mengenakan kain panjang berhias motif kawung gading yang dipadukan dengan selendang bermotif naga Jawa—bukan naga bersayap seperti dalam dongeng asing, melainkan naga ular raksasa penjaga sumber air, simbol kekuatan kosmos. Tubuhnya tegap, sorot matanya tajam, membuat seisi pendapa mendadak hening penuh wibawa.
102.8K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 87 Vezes como arti wayang gunungan
Ler
+Biblioteca
Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

Legenda Tongkat Semesta Bagian 2

tanya Resi Batara Gundawarma. “Gunung Jalar, perguruan Dewi Surya, Kawah Candradimuka, Pantai Bahari, Padepokan Sang Hyang Heuleut, dan Lembah Atas Angin,” tutur Lintang membuat kedua orang tua di sana langsung melebarkan mata. Bahkan Batara Sangga Dara sampai menganga di mana sebagian tempat yang Lintang sebutkan merupakan perguruan besar setara dengan Sekte Pedang Kahuripan.
105.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 173 Vezes como arti wayang gunungan
Ler
+Biblioteca
Sang Maharaja yang Terlupa

Sang Maharaja yang Terlupa

Ia tidak membawa senjata berat, hanya sebuah tas kecil berisi ramuan obat-obatan dan pisau belati pendek. "Resi Wirya tinggal di Dataran Tinggi Dieng," jawab Arga, matanya menatap puncak gunung yang tertutup awan di kejauhan. "Tempat di mana bumi bertemu langit. Katanya, di sanalah suara para leluhur paling jelas terdengar."
10527 visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 14 Vezes como arti wayang gunungan
Ler
+Biblioteca
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Di mana mereka, Ki?” Ki Manasrana menunjuk ke bagian bawah peta, di mana terdapat tanda seperti pusaran besar. “Di sana. Gunung Wayang Windu. Di situlah bayangan waktu berkumpul, mereka menunggu penjaga sejati datang.” Arjuna menatap titik itu lama sekali. Gunung Wayang Windu, sebuah gunung kembar di selatan Bandung, tempat konon dewa dan manusia pernah bertemu. Ia merasakan sesuatu bergetar di dadanya, bukan ketakutan, tapi panggilan.
101.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 37 Vezes como arti wayang gunungan
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
123456
...
10
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status