Gadis Rahasia Sang Pewaris
Yang lebih parah, mereka berdua makan pizza bersama.
“Saya nggak lapar,” ujar Edgar.
“Bohong. Mas Edgar pasti lapar, tapi nggak mau turun karena marah sama saya,” balas Indira.
Sial. Kenapa tebakannya bisa setepat itu?
“Saya nggak marah, Indira,” ucap Edgar, suaranya perlahan melunak.
“Ini terima makanannya. Mas Edgar suka banget semur iga buatannya Bi Imah, kan?” sahut Indira, tangannya mulai pegal karena terlalu lama memegang penampan.
Hot Chapters