Duda Pilihan Ayah
Ia menepuk tangan sang kakek dengan pelan.
“Kakek pasti juga pengen ketemu Kai, kan? Cicit Kakek itu lucu sekali. Tampan juga, mirip banget sama Mas Dewa,” tambahnya sambil tersenyum, mencoba mencairkan suasana yang masih digelayuti rasa bersalah.
Soedrajat tersenyum tipis, namun senyumnya terasa rapuh.
“Semoga Dewangga dan Kanaya masih mau menerima Kakek,” bisiknya.